Geruduk Gedung DPR, Massa Gerak Perempuan Tolak RUU P-KS

Oke Atmaja | Angga Budiyanto
Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerak Perempuan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta, Selasa (7/7). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerak Perempuan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta, Selasa (7/7). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerak Perempuan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta, Selasa (7/7). Aksi yang diberi nama 'Aksi Perdana Selasa-an' tersebut merupakan aksi protes sebagai sebuah sikap penolakan atas dikeluarkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2020.

Sikap ini juga dibarengi dengan ajakan solidaritas kepada masyarakat luas yang anti-kekerasan seksual dan mendukung pengesahan RUU P-KS untuk mengawal proses pembahasan RUU P-KS dengan melakukan aksi setiap hari Selasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ajakan berikutnya adalah mengajak perempuan dan semua masyarakat sipil untuk membangun kolektif atau komunitas guna saling menguatkan dan memajukan serta memberanikan diri dalam memperjuangkan hak, terutama hak-hak korban kekerasan seksual termasuk membangun sistem rujukan kolektif bagi korban kekerasan seksual di manapun berada. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS