Geliat Pendidikan di Tengah Badai Pandemi Covid-19

Oke Atmaja, Angga Budiyanto

Sabtu, 26 September 2020 | 06:47 WIB
Geliat Pendidikan di Tengah Badai Pandemi Covid-19
Sejumlah siswa mengantre sebelum memasuki ruang kelas di SDN Pekayon Jaya VI, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 yang lalu, kasus positif COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, justru terus meningkat setiap harinya. Itu artinya, sudah hampir tujuh bulan Indonesia hidup berdampingan dengan virus ini, serta belum menemukan formula yang tepat untuk menekan angka penyebaran COVID-19.

Petugas memindai suhu tubuh seorang tamu dalam simulasi pendaftaran di posko PPDB SMP Negeri 60, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas memindai suhu tubuh seorang tamu dalam simulasi pendaftaran di posko PPDB SMP Negeri 60, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Hal tersebut tentu saja berimbas ke banyak sektor, tidak terkecuali sektor pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang terimbas pandemi COVID-19 karena proses belajar mengajar secara langsung atau tatap muka untuk sementara waktu ditiadakan. Sebagai gantinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran dengan sistem daring (online).

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bendungan Hilir 09 Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bendungan Hilir 09 Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Praktik pendidikan secara daring (online) ini dilakukan oleh berbagai tingkatan jenjang pendidikan sejak tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi. Tidak ada lagi aktivitas pembelajaran di ruang-ruang kelas sebagaimana lazim dilakukan oleh tenaga pendidik seperti guru ataupun dosen. Langkah yang tepat, namun dinilai tanpa persiapan yang matang dan memadai.

Sejumlah siswa menunggu di tempat menunggu siswa sebelum memasuki ruang kelas di SDN Pekayon Jaya VI, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah siswa menunggu di tempat menunggu siswa sebelum memasuki ruang kelas di SDN Pekayon Jaya VI, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Akibatnya, banyak tenaga pendidik, murid serta orang tua yang belum siap atau gagap dengan perubahan drastis ini. Di sisi lain, hampir tidak ada cara lain untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 dengan membatasi pertemuan antar manusia dalam jumlah yang banyak, seperti di lingkungan sekolah atau perguruan tinggi.

Sejumlah calon siswa menunggu dengan menjaga jark fisik di posko Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Negeri 15, Jakarta, Kamis (25/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah calon siswa menunggu dengan menjaga jark fisik di posko Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Negeri 15, Jakarta, Kamis (25/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang menggunakan internet dan piranti teknologi diakui memang berbeda dari pembelajaran tatap muka. Selain tidak ada sentuhan psikologi dan juga perhatian dari anak-anak, PJJ tidak sepenuhnya bisa mengontrol

Empat orang siswa belajar secara online di Warkop Rizki, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (29/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Empat orang siswa belajar secara online di Warkop Rizki, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (29/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

kualitas pembelajaran secara optimal. Ini dikarenakan keterbatasan teknologi dan juga keterbatasan kemampuan orang tua dalam menggunakan teknologi. 

Siswi kelas 2 SDN 01 Pagi Bukit Duri Keysha Nayara Effeni (8) belajar secara online ditemani ibunya Okta (31) di gerai makanan tempat Ibunya berjualan di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Siswi kelas 2 SDN 01 Pagi Bukit Duri Keysha Nayara Effeni (8) belajar secara online ditemani ibunya Okta (31) di gerai makanan tempat Ibunya berjualan di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Tidak dipungkiri, PJJ memang menimbulkan masalah pada tenaga pengajar, orang tua maupun anak sendiri. Tenaga pengajar belum bisa beradaptasi menyiapkan konsep pembelajaran yang efektif, karena perubahan yang sangat drastis. Orang tua sering mengeluhkan tugas dari sekolah yang cukup banyak. Sementara anak juga mengeluhkan tidak begitu paham tentang materi yang disampaikan, dan merasa terbebani dengan tugas dari sekolah. 

Sejumlah pelajar dari berbagai jenjang sekolah mengerjakan tugas dengan metode pembelajaran jarak jauh menggunakan fasilitas Wi-Fi gratis di balai warga RW 005 Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta, Selasa (1/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah pelajar dari berbagai jenjang sekolah mengerjakan tugas dengan metode pembelajaran jarak jauh menggunakan fasilitas Wi-Fi gratis di balai warga RW 005 Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta, Selasa (1/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pemerintah sendiri sebenarnya sudah memberikan alternatif pembelajaran tatap muka. Namun pembelajaran tatap muka harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan diketahui oleh dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Namun pada kenyataannya, sekolah yang berada di zona kuning maupun hijau, akhirnya harus menutup kembali proses belajar mengajar secara tatap muka saat zona kembali menjadi merah.

Kepala Sekolah mengalungkan piagam tanda kelulusan kepada siswa Kelompok Bermain Taman Kanak-kanak (KB TK) saat wisuda virtual menggunakan Roboda (Robot Wisuda) di Sekolah Nasional Satu (Nassa School), Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/7/2020) . [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Kepala Sekolah mengalungkan piagam tanda kelulusan kepada siswa Kelompok Bermain Taman Kanak-kanak (KB TK) saat wisuda virtual menggunakan Roboda (Robot Wisuda) di Sekolah Nasional Satu (Nassa School), Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/7/2020) . [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Hal tersebut tentunya harus menjadi perhatian bagi kita bersama. Diperlukan kebijakan yang tepat dari pemerintah untuk menemukan formula yang pas bagi sektor pendidikan saat diterpa badai pandemi, sinergi antara tenaga pengajar, orang tua serta murid dalam menjalankan proses belajar mengajar jarak jauh untuk sementara waktu.

Seorang murid disaksikan orang tua menerima pengalungan medali dari guru sebagai tanda wisuda kelulusan sekolah secara "Drive Thru" di Madrasah Aliyah Annajah, Ciledug Raya, Jakarta, Jumat (19/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang murid disaksikan orang tua menerima pengalungan medali dari guru sebagai tanda wisuda kelulusan sekolah secara "Drive Thru" di Madrasah Aliyah Annajah, Ciledug Raya, Jakarta, Jumat (19/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Karena pendidikan merupakan salah satu variabel dari indikator makro pembangunan manusia di Indonesia, maka jangan sampai ada kebijakan yang salah langkah karena ini menyangkut generasi bangsa Indonesia di kemudian hari. Kita semua pasti berharap, terpaan badai pandemi ini tidak sampai memporak-porandakan sektor pendidikan dan apa yang sudah dibangun oleh sekolah dan orang tua untuk generasi selanjutnya.

Foto dan Teks

Suara.com/Angga Budhiyanto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Dosen Terendah di Asia, Pendidikan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Gaji Dosen Terendah di Asia, Pendidikan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:11 WIB

Info Lengkap SPMB Bersama Jakarta 2026: Jadwal Pendaftaran, Daya Tampung, dan Kriteria Seleksi

Info Lengkap SPMB Bersama Jakarta 2026: Jadwal Pendaftaran, Daya Tampung, dan Kriteria Seleksi

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:40 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:25 WIB

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:53 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

4 HP Realme Paling Banyak Dicari di Toko Online: Spesifikasi Mantap, Harga Miring

4 HP Realme Paling Banyak Dicari di Toko Online: Spesifikasi Mantap, Harga Miring

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31 WIB

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:06 WIB

Dibalik Kasus Prihantini: Mengapa Standar Global Begitu Mudah Dicurangi?

Dibalik Kasus Prihantini: Mengapa Standar Global Begitu Mudah Dicurangi?

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 10:40 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia

Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran

Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:00 WIB

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:09 WIB

Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur

Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:02 WIB

Warna-Warni Keberagaman Meriahkan Kirab Hari Lahir Pancasila di Solo

Warna-Warni Keberagaman Meriahkan Kirab Hari Lahir Pancasila di Solo

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 18:54 WIB

Perpisahan Terakhir untuk Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu

Perpisahan Terakhir untuk Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 15:58 WIB

Jumlah Penumpang Tembus 155 Juta, KAI Percepat Modernisasi Stasiun Bogor

Jumlah Penumpang Tembus 155 Juta, KAI Percepat Modernisasi Stasiun Bogor

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 15:00 WIB

Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa

Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa

Foto | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:00 WIB

Bundaran HI Bermandikan Cahaya Waisak dalam Illumination of Jakarta

Bundaran HI Bermandikan Cahaya Waisak dalam Illumination of Jakarta

Foto | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prosesi Sakral Pengambilan Api Dharma Waisak Digelar di Mrapen

Prosesi Sakral Pengambilan Api Dharma Waisak Digelar di Mrapen

Foto | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:30 WIB