Raja Sapta Oktohari Optimis Indonesia Berjaya di Olimpiade 2024 Paris

Oke Atmaja | Alfian Winanto
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat sesi wawancara eksklusif dengan Suara.com di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat sesi wawancara eksklusif dengan Suara.com di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

PresidenNOC Indonesia(Komite Olimpiade Indonesia),Raja Sapta Oktohari, optimis kontingen Merah Putih bisa meraih lebih banyak medali emas diOlimpiade 2024di Paris.

Suara.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat sesi wawancara eksklusif dengan Suara.com di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022). Presiden NOC Indonesia (Komite Olimpiade Indonesia), Raja Sapta Oktohari, optimis kontingen Merah Putih bisa meraih lebih banyak medali emas di Olimpiade 2024 di Paris tahun depan.

Menurut Raja Sapta Oktohari, kualiatas atlet Indonesia saat ini dinilai mampu membawa kontingen Merah Putih meraih hasil bagus di Paris 2024 melebihi torehan yang didapat pada Olimpiade 2020 Tokyo tahun lalu.

Pada Olimpiade Tokyo, Indonesia cuma mampu membawa pulang lima medali dengan rincian satu emas, satu perak dan satu perunggu. Hasil itu sedikit lebih baik dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro di mana tim Merah Putih cuma mempersembahkan satu medali emas dan dua perak.

Raja Sapta Oktohari menjelaskan bahwa prestasi dari ranah olahraga, khususnya Olimpiade, memiliki peran penting bagi masyarakat Indonesia. Prestasi yang lebih baik, dinilainya punya andil dalam mengobarkan energi serta rasa cinta masyarakat terhadap Tanah Air.

"Bisa dibayangkan bagaimana kalau Indonesia dapat 2 atau 3 emas [dalam satu edisi Olimpiade]? itu pasti jadi energi luar biasa bagi bangsa Indonesia. Itu PR kita. Membangun karakter masyarakat Indonesia itu refeksinya bisa dari prestasi olahraga kita," pungkasnya. [Suara.com/Alfian Winanto]

Komentar