Fresh.suara.com - Ronny Talapessy, pengacara baru Bharada E alias Bharada Richard Eliezer memberikan sejumlah fakta baru pascapenetapan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, sebagai tersangka. Seperti diberitakan sebelumnya, Putri Candrawathi alias Ibu PC ditetapkan menjadi tersangka pascapenyidikan yang membuktikan bahwa yang bersangkutan kedapatan oleh CCTV sekitar, berada di lokasi pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.
Ronny Talapessy mengatakan, kliennya, Bharada E, adalah yang paling rendah pangkatnya di antara tersangka lainnya. Ronny menegaskan, ia hanya mendapat perintah untuk melakukan eksekusi terhadap Brigadir J.
"Dengan ditingkatkannya status tersangka Saudari PC, ini akan membantu klien kami dalam persidangan nanti, mendapatkan keadilan. Bharada E ini yang pangkatnya paling rendah. Dia tidak bisa berbuat banyak, (ada) perintah," ujar Ronny Talapessy saat diwawancarai pada talk show Kabar Petang TV One, Jumat (19/8/2022).
Bharada E, lanjut Ronny, tahu soal keberadaan Ibu PC di kediaman rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling dan rumah dinas yang menjadi lokasi pembunuhan Brigadir J.
"Ibu ada di lokasi," kata Ronny.
Bharada E juga mengungkap kepada Ronny soal adanya sejenis rapat untuk membahas rencana para tersangka pelaku terhadap Brigadir J.
"Ada proses. Waktu di lantai tiga, ketika klien saya dipanggil ke dalam suatu ruangan meeting, ruangan rapat. Ada Ibu PC, Pak FS, dan Saudara RR. Bharada E yang terakhir dipanggil. Yang memanggil Saudara RR," lanjut Ronny.
Ronny mengatakan, ketika kliennya masuk ke dalam ruangan di lantai tiga tersebut, ia tidak menyadari kehadiran Ibu PC di situ. Namun, pada saat dirinya duduk, ia baru mengetahui ada Putri Candrawathi juga di dalam ruangan tersebut.
"Ketika sudah duduk di sofa, dia melihat Bu PC ternyata ada di dalam," kata Ronny. Prosesnya cepat. Sampai di rumah TKP ada Bu PC," imbuhnya.
Baca Juga: Kronologi dr Richard Lee Ambruk hingga Hampir Mati, Sempat Menduga Dirinya Kena Santet
Bharada E, lanjut Ronny, menyebutkan bahwa pada saat itu, Putri Candrawathi dalam keadaan menangis. Sementara itu, tersangka otak pembunuhan Brigadir J, dalam kondisi marah.
"Klien saya menyampaikan waktu itu (sebelum eksekusi) Bu PC menangis. Pak FS dalam keadaan yang marah. Nanti detailnya di pengadilan," pungkas Ronny.