Menteri Nadim Makarim Akan Top UP Formasi ASN PPPK Guru 2023, Dengan Tiga Jurus Sakti: Honorer Jangan Panik, Sudah Direstui Presiden Jokowi

Suara Garut

Selasa, 09 Mei 2023 | 08:45 WIB
Menteri Nadim Makarim Akan Top UP Formasi ASN PPPK Guru 2023, Dengan Tiga Jurus Sakti: Honorer Jangan Panik, Sudah Direstui Presiden Jokowi
Pertemuan Lintas Kementerian bersam kemendikbudristek bahas honorerMenteri Nadim Makarim Akan Top UP Formasi ASN PPPK Guru 2023.(Foto: SUARA GARUT/doc.KemenpanRB)

SUARA GARUT - Program satu juta guru ASN PPPK, tampaknya belum membuahkan hasil yang maksimal, salah satunya usulan formasi dari daerah belum mencukupi kebutuhan.

Dari kebutuhan program satu juta guru ASN PPPK, pada formasi 2022, daerah hanya memenuhi usulan sebanyak 300 ribuan.

Prof. Nunuk Suryani menyebutkan hingga saat ini total kebutuhan PPPK Guru 2023, mencapai angka 601,286 formasi.

Dirjen GTK Kemendikbud itu mengatakan akumulasi sisa kebutuhan formasi PPPK 2022 sebanyak 531,524.

Ditambah kebutuhan menutupi adanya guru ASN yang memasuki pensiun tahun 2024, sebanyak 69,762.

Wanita kelahiran Karanganyar, 08 November 1966 itu, mengingatkan pemda agar mengusulkan guru honorer 2023 diangka maksimal, agar formasi terpenuhi.

Prof Nunuk berharap kejadian seleksi PPPK guru 2022 miskin usulan formasi, tidak terulang saat rekrutmen formasi 2023.

"Semoga pemerintah daerah mengajukan usulan formasi semaksimal mungkin," kata Prof Nunuk. dikutif garut.suara.com dari halaman JPNN, pada Selasa, (9/05/2023).

Sementara itu, data usulan formasi yang ditutup per 30 April 2023, Kementerian PANRB menyebutkan per 1 Mei 2023, usulan formasi dari pemda hanya 266, 560.

baca juga

Akibat minimnya usulan formasi dari daerah, empat kementerian menggelar pertemuan di Jakarta bebetapa waktu lalu.

Menteri Nadim Makarim, dari Kemendikbudristek pihaknya tengah mencari cara untuk memepercepat penyelesaian guru honorer tersebut.

Pihaknya mendorong pemerintah daerah, untuk mengusulkan formasi guru sesuai kebutuhan.

Melihat perkembangan yang terjadi dianggap riskan minim usulan formasi, Menteri Nadim mengeluarkan tiga jurus penting selesaikan permasalahan guru honorer.

Tiga kebijakan Menteri Nadim tersebut, diakuinya sudah di koordinasikan saat pertemuan empat kementerian yakni, KementerianPANRB, Kementerian Keuangan, Kemendagri, dan kemendikbud.

"Tiga kebijakan yang kami tempuh sudah direstui Bapak Presiden Joko Widodo," ujar Menteri Nadim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asesmen Sumatif Tidak Mutlak Dilakukan Guru di Akhir Semester, Jika Kriterianya Telah Terpenuhi, Simak Sebabnya Ini

Asesmen Sumatif Tidak Mutlak Dilakukan Guru di Akhir Semester, Jika Kriterianya Telah Terpenuhi, Simak Sebabnya Ini

Garut | Senin, 08 Mei 2023 | 22:45 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sampoerna Academy Bersinergi dengan Guru Sekolah se Jabodetabek

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sampoerna Academy Bersinergi dengan Guru Sekolah se Jabodetabek

Press Release | Senin, 08 Mei 2023 | 16:00 WIB

Ternyata Ini, Syarat Peserta Didik Dapat Dinyatakan Lulus dari Satuan Pendidikan, Guru Yang Menerapkan Kurtilas Wajib Perhatikan Tiga Hal

Ternyata Ini, Syarat Peserta Didik Dapat Dinyatakan Lulus dari Satuan Pendidikan, Guru Yang Menerapkan Kurtilas Wajib Perhatikan Tiga Hal

Garut | Senin, 08 Mei 2023 | 15:22 WIB

Terkini

57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA

57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA

Jabar | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:02 WIB

PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan

PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan

Sumsel | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:41 WIB

Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam

Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam

Sumsel | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:26 WIB

Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026

Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:16 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari

Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:13 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×