Sekolah Akan Diberi Otoritas Perekrutan ASN PPPK Tanpa Menunggu Formasi Daerah, Begini Mekanismenya Menurut Menteri Nadim Makarim

Suara Garut | Suara.com

Jum'at, 26 Mei 2023 | 09:45 WIB
Sekolah Akan Diberi Otoritas Perekrutan ASN PPPK Tanpa Menunggu Formasi Daerah, Begini Mekanismenya Menurut Menteri Nadim Makarim
Ilustrasi.Sekolah Akan Diberi Otoritas Perekrutan ASN PPPK Tanpa Menunggu Formasi Daerah, Begini Mekanismenya Menurut Menteri Nadim Makarim. (Foto: Tangkapan layar/ TV Parlemen)

SUARA GARUT - Pengajuan usulan formasi dari daerah saat ini dinilai sangat minim, meski Kementerian PANRB sudah melakukan perpanjangan berkali-kali, terakhir akan diperpanjang kembali hingga Juni 2023.

Menyikapi berbagai persoalan terkait tenaga guru honorer, menteri Pendidikan Nadim Makarim mengeluarkan jurus terakhir jelang penghapusan honorer 28 November 2023 mendatang.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang digelar Komisi X DPR RI, Menteri Nadim memperkenalkan tiga pilar solusi guna mengatasi masalah honorer.

Tiga pilar solusi menurut Menteri Nadim tersebut, yaitu, Marketplace, perekrutan sekolah, hingga penempatan pada formasi kurang minat.

Dalam sistem Market Place untuk guru, menurut Nadim adalah suatu data best yang didukung teknologi, nantinya semua sekolah dapat mengakses siapa saja yang dapat menjadi guru.

Mereka yang bisa masuk data best market place tersebut terdiri dari, guru honorer yang lulus seleksi, dan lulusan pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan.

Nantinya menurut Menteri Nadim, yang telah masuk market place dapat mendaftar sebagai calon guru ASN, tanpa harus menunggu formasi secara terpusat.

Selain itu, Menteri Nadim menjelaskan melalui sistem baru yang akan diterapkan pemerintah, nantinya sekolah akan diberikan otoritas khusus untuk merekrut calon guru ASN.

Berkenaan dengan itu, dalam paparan di RDP Komisi X DPR RI, Menteri Nadim menyebutkan anggaran gaji dan tunjangan guru ASN akan dialihkan ke sekolah.

Dana tersebut di trasnfer terpisah dengan anggaran bantuan oprasional sekolah (BOS).

Sekolah kata Menteri Nadim dapat merekrut guru ASN kapan saja, asalkan sesuai formasi.

"Jadi Formasi ditentukan pemerintah pusat tapi bersipat dinasmis setiap tahunnya tergantung jumlah siswa," kata Mas Menteri.

Meski begitu, dalam merekrut calon guru ASN, nantinya Sekolah merekrut guru dari data best yang sudah disediakan dalam market place. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FGHNLPSI Melihat Ada Jebakan Batman di Balik Sistem Baru Seleksi ASN PPPK Yang Akan Diterapkan Menteri Nadim, Mengapa Ya?

FGHNLPSI Melihat Ada Jebakan Batman di Balik Sistem Baru Seleksi ASN PPPK Yang Akan Diterapkan Menteri Nadim, Mengapa Ya?

| Kamis, 25 Mei 2023 | 19:47 WIB

Perjuangkan Honorer, Fagar Sebut Disdik Garut Ajukan 6000 Formasi Tenaga Guru, Syaratnya Begini

Perjuangkan Honorer, Fagar Sebut Disdik Garut Ajukan 6000 Formasi Tenaga Guru, Syaratnya Begini

| Kamis, 25 Mei 2023 | 17:45 WIB

Kepala Kejari Garut Ajak Siswa SMP Bijak dan Cerdas dalam Bermedsos, Hindari Hukuman

Kepala Kejari Garut Ajak Siswa SMP Bijak dan Cerdas dalam Bermedsos, Hindari Hukuman

| Kamis, 25 Mei 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Rieche Endah Kini Permudah Transaksi Perbankan Warga Dusun di Sumbawa

Rieche Endah Kini Permudah Transaksi Perbankan Warga Dusun di Sumbawa

Riau | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:35 WIB

Brand Zaskia Adya Mecca Kena Komplain Baru Dipakai Sudah Rusak, Ini Klarifikasi Pemiliknya

Brand Zaskia Adya Mecca Kena Komplain Baru Dipakai Sudah Rusak, Ini Klarifikasi Pemiliknya

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:34 WIB

Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan

Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:34 WIB

Rutan Kosong, Rumah Penuh: Akankah Status Tahanan Rumah Jadi Tren Pejabat?

Rutan Kosong, Rumah Penuh: Akankah Status Tahanan Rumah Jadi Tren Pejabat?

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:33 WIB

Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan

Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:32 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

12 Tahun BRILink Agen Dari BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa, Sampai ke Nusa Tenggara Barat

12 Tahun BRILink Agen Dari BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa, Sampai ke Nusa Tenggara Barat

Batam | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Rieche Endah Permudah Transaksi Perbankan Warga dan Ciptakan Peluang Usaha di Sumbawa

BRILink Rieche Endah Permudah Transaksi Perbankan Warga dan Ciptakan Peluang Usaha di Sumbawa

Bali | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:30 WIB

FIFA Series 2026: Supporter Timnas Indonesia Diminta Beri Dukungan Maksimal

FIFA Series 2026: Supporter Timnas Indonesia Diminta Beri Dukungan Maksimal

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:28 WIB

Misi Menyelamatkan APBN: Mengulik Potensi Pajak yang Hilang dari Program MBG

Misi Menyelamatkan APBN: Mengulik Potensi Pajak yang Hilang dari Program MBG

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB