Pemerintah Tampak Pesimis Urus Sampah, di Garut Volume yang Terangkut Bikin Meringis

Suara Garut | Suara.com

Minggu, 18 Juni 2023 | 06:00 WIB
Pemerintah Tampak Pesimis Urus Sampah, di Garut Volume yang Terangkut Bikin Meringis
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi, saat kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah Tahun Anggaran 2023 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Volume sampah rumah tangga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, per harinya mencapai 1200 ton, namun tak semua bisa terangkut.

Faktanya, cuma 240 ton saja yang bisa diangkut ke tempat pembuangan Akhir (TPA) sampah tiap harinya oleh Dinas Lingkungan Hidup.

"Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baru bisa mengangkut sekitar 240 ton per hari karena keterbatasan alat dan sumber daya manusianya," kata Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi, saat kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah Tahun Anggaran 2023 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Garut, Jumat, 16 Juni 2023.

Menurut Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat itu, produksi sampah bisa dikurangi oleh rumah tangga itu sendiri sebagai penghasil sampah. 

Cara menguranginya dengan mensosialisasikan kepada masyarakat agar bisa memilah dan mengolah kembali barang yang masih bisa didaur ulang.

"Jadi sebenarnya sosialisasi ini di perda itu juga tercakup ada hak masyarakat, tapi masyarakat juga punya kewajiban dalam penanganan sampah. Masyarakat bisa menggunakan bahan sampah yang bisa didaur ulang," katanya.

Disebutkannya, sampah itu tidak hanya sampah rumah tangga saja, tapi sampah yang dihasilkan dari kawasan komersil, kawasan industri, kawasan khusus, kemudian fasilitas sosial, fasilitas umum dan fasilitas lainnya tidak termasuk limbah berbahaya yang di rumah sakit.

Ditambahkannya,  penanganan sampah itu bisa dilakukan melalui banyak kegiatan dengan menjaga, memelihara kebersihan lingkungan hidup, menyimpan sampah pada tempatnya, kemudian mewadahi sampah yang dapat memudahkan proses pengumpulan, pemindahan, pengangkutan, pemilahan sampah berdasarkan sifatnya

Sebagai anggota DPRD provinsi Jawa Barat dari dapil Kabupaten Garut, Enjang Tedi melakukan tugas sosialisasi peraturan daerah nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan sampah di Jawa Barat

"Perda ini perubahan dari Perda nomor 12 tahun 2010, jadi latar belakangnya kan sampah itu sudah menjadi persoalan kita bersama, terutama masyarakat perkotaan kemudian ini kan tingginya laju pertumbuhan penduduk kemudian pola konsumsi yang berubah gaya hidup itu menyebabkan masyarakat mempengaruhi besarnya produksi sampah yang dihasilkan," katanya.

Karena itu, kata dia, meningkatnya produksi sampah yang dihasilkan itu harus diimbangi dengan penanganan yang baik. Strategi yang dilakukan oleh pemerintah dalam menangani itu adalah dengan melakukan reduce, recycle.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah ini sangat diperlukan sebagai solusi mengurangi sampah dan menjaga lingkungan agar tetap baik. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat! Perkawinan Campur Kewarganegaraan Mesti Lapor, Nantinya Anak yang Dilahirkan Setelah Dewasa Bisa Tentukan ini

Catat! Perkawinan Campur Kewarganegaraan Mesti Lapor, Nantinya Anak yang Dilahirkan Setelah Dewasa Bisa Tentukan ini

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 20:59 WIB

Progres Pengusulan NIPPPPK Kabupaten Garut Bikin Kuras Air Mata, Sebabnya Ini

Progres Pengusulan NIPPPPK Kabupaten Garut Bikin Kuras Air Mata, Sebabnya Ini

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 19:23 WIB

Kesehatan Reproduksi Dinilai Baik Diterapkan di Sekolah, Sejumlah Guru dan Pengawas di Garut Mengikuti TOT Modul Setara

Kesehatan Reproduksi Dinilai Baik Diterapkan di Sekolah, Sejumlah Guru dan Pengawas di Garut Mengikuti TOT Modul Setara

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 18:18 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Ibu Muda Meninggal di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Ibu Muda Meninggal di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 12:51 WIB

Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu

Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:48 WIB

Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman

Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 12:48 WIB

Sumatera Utara Perpotensi Diguyur Hujan 27 April hingga 4 Mei 2026

Sumatera Utara Perpotensi Diguyur Hujan 27 April hingga 4 Mei 2026

Sumut | Selasa, 28 April 2026 | 12:47 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Kesha Ratuliu Geram Nikahan Syifa Hadju Dibandingkan dengan Alyssa Daguise

Kesha Ratuliu Geram Nikahan Syifa Hadju Dibandingkan dengan Alyssa Daguise

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 12:45 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur

Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:42 WIB

Manfaatkan Fasilitas Pabrik Milik Hyundai, Kia Carens Versi Listrik Meluncur Akhir Tahun

Manfaatkan Fasilitas Pabrik Milik Hyundai, Kia Carens Versi Listrik Meluncur Akhir Tahun

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:41 WIB