SUARA GARUT - Pentolan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu Panji Gumilang memenuhi panggilan Tim Investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Usai bertemu tim investigas, Panji Gumilang bersama 5 orang stafnya kemudian keluar sekira pukul 17.25 WIB, Jumat 23 Juni 2023.
Usai keluar dari ruang rapat tertutup yang katanya untuk klarifikasi itu, awak media yang sudah lama menunggu di luar langsung menyerbu dengan lontaran berbagai pertanyaan.
Mendapati cecaran berbagai pertanyaan awak media, Panji Gumilang tak memberikan jawaban apapun, selain menyampaikan salam.
Sementara itu, menurut Sekertaris MUI Jawa Barat, Rafani Achyar, bahwa Panji Gumilang tidak mau menjawab pertanyaan Klarifikasi yang diajukan oleh tim investigasi.
"Tadi juga sebenarnya itu ada tim dari MUI pusat, namun karena permintaan dari pihak Al Zaytun tidak ingin bertemu, hanya ingin bertemu dengan tim bentukan pak Gubernur saja, dan itu pun Panji Gumilang tidak ingin bersedia menjawab sejumlah pertanyaan klarifikasi," ungkap Rafani.
Menurut Rafani Achyar, sebenarnya untuk pertanyaan yang disampaikan sedikitnya ada lima poin, empat dari MUI pusat dan satu pertanyaan dari tim Investigasi Jawa Barat.
Sayangnya, dedengkot Al Zaytun itu ogah memberikan jawaban ataupun soal klarifikasinya terkait kontroversi yang saat ini beredar. (*)