5. Ujian dari Keluarga dan Teman
Ketika memulai pernikahan, interaksi dengan keluarga dan teman bisa menjadi rumit. Penting untuk menetapkan batas-batas yang sehat dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi tekanan dari luar.
6. Ujian Kesabaran
Pernikahan memerlukan kesabaran dalam menghadapi perbedaan pendapat, konflik, dan tantangan sehari-hari. Belajarlah untuk tetap tenang dan berempati dalam situasi-situasi sulit.
7. Ujian Penerimaan Diri dan Pasangan
Setiap individu membawa sejarah, keyakinan, dan latar belakang yang berbeda ke dalam pernikahan. Belajarlah untuk saling menerima dan mencintai diri sendiri serta pasangan dengan segala kelebihan dan kekurangan.
Dalam menghadapi ujian-ujian ini, penting untuk selalu mengutamakan komunikasi, empati, dan saling pengertian.
Perjalanan awal pernikahan mungkin tidak selalu mulus, tetapi dengan komitmen dan kerjasama, pasangan dapat tumbuh bersama dan membangun fondasi yang kuat untuk kebahagiaan jangka panjang. (*)
Baca Juga: Raffi Ahmad Sempat Sebut Ada Gejolak di Usia Pernikahan Syahnaz Sadiqah, Netizen: ucapan adalah doa