KTNA Garut Ajak Pemerintah Putus Mata Rantai Bandar, Petani Baru Bisa Sejahtera

Suara Garut | Suara.com

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 16:03 WIB
KTNA Garut Ajak Pemerintah Putus Mata Rantai Bandar, Petani Baru Bisa Sejahtera
Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan Garut, H Endang Solihin. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Garut, H Endang Solihin, mengatakan, sejauh ini kesejahteraan petani di Kabupaten Garut yang jumlahnya sekitar 5000 kelompok tani belum merata.

Dikatakannya, sejauh ini posisi tawar para petani masih kalah dari para bandar. Bandar menjadi penentu harga, karena mereka dianggap sebagai dewi fortuna oleh para petani.

"Antara bandar dan petani itu memang masalah klasik. Cuma saya lihat kebijakan pemerintah dalam bantuan permodalan, terutama perbankan itu masih agak sulit dalam pemberian kredit, maka salah satu penolong utama selama ini yang paling terdepan bagi para petani adalah para bandar," katanya, ditemui di Bazar Hari Krida di Pendopo Kabupaten Garut, Jumat, 4 Agustus 2023.

Disebutkannya, walaupun keuntungan bandar lebih besar dari petani, namun para petani menyadari hal tersebut dan itu dianggap wajar. 

Para petani berpikir daripada tidak ada keuntungan sama sekali dan sulit menjualnya, akhirnya peran bandar jadi pilihan.

"Bisa saja petani lepas dari para bandar, syaratnya adanya terobosan dari pemerintah, yaitu bantuan permodalan," katanya.

Disebutkannya, nasib petani di Garut ini makin repot, sebab bantuan pupuk subsidi dikurangi oleh pemerintah. Yang masih mendapat pupuk subsidi itu hanya petani yang menanam padi, jagung, kedelai  bawang, cabai, dan tanaman kakau. Selain komoditi tersebut tidak ada subsidi.

"Tidak adanya pupuk subsidi ini tentu keuntungan makin kecil, apalagi petani sayuran sangat tertekan, karena komoditinya juga mudah layu dan busuk," katanya.

Karenanya, sebagai Ketua KTNA Garut, ia berharap adanya terobosan bantuan permodalan untuk bisa memutus mata rantai penjual supaya tidak terlalu panjang

Disebutkannya, mata rantai penjualan itu ada 7 item yakni bandar, calo, pasar induk, pasar kabupaten/kota, pedagang kaki lima, baru ke konsumen.

"Semua itu memperoleh keuntungan dari hasil jerih payah para petani," katanya.

Dikatakannya, andai distribusinya tidak terlalu panjang, karena mata rantainya sebagian dipangkas, maka keuntungan bagi para konsumen jatuhnya harga akan lebih murah dan keuntungan petani lebih besar. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Tes Urine Okta Rijaya Anggota DPRD Lampung yang Menabrak Bocah Sampai Meninggal

Hasil Tes Urine Okta Rijaya Anggota DPRD Lampung yang Menabrak Bocah Sampai Meninggal

Lampung | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 10:47 WIB

Tabrak Bocah hingga Meninggal, Anggota DPRD Lampung Okta Rijaya Buat Pengakuan ini ke Polisi

Tabrak Bocah hingga Meninggal, Anggota DPRD Lampung Okta Rijaya Buat Pengakuan ini ke Polisi

Lampung | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 07:21 WIB

GMP Gelar Workshop Petani Milenial di Era Digital

GMP Gelar Workshop Petani Milenial di Era Digital

Bisnis | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 07:09 WIB

Terkini

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix

Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:15 WIB

3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan

3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan

Riau | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:14 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

DPRD Sulsel Rekomendasikan Tambang Emas di Enrekang Ditutup

DPRD Sulsel Rekomendasikan Tambang Emas di Enrekang Ditutup

Sulsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Percantik Teras, Ini 5 Pilihan Tanaman Hias yang Mudah Dirawat

Percantik Teras, Ini 5 Pilihan Tanaman Hias yang Mudah Dirawat

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:09 WIB

Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!

Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:06 WIB