Polres Garut Tetapkan 4 Tersangka Penganiaya Aktivis hingga Tewas, Diduga Dipicu Kesalahpahaman

Suara Garut | Suara.com

Selasa, 17 Oktober 2023 | 07:10 WIB
Polres Garut Tetapkan 4 Tersangka Penganiaya Aktivis hingga Tewas, Diduga Dipicu Kesalahpahaman
Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha berikan keterangan kepada wartawan usai apel gabungan antisipasi gangguan premanisme di Mapolres Garut, Senin (16/10/2023). ((Dok. Suara Garut/ Jay))

SUARA GARUT- Kepolisian Resor Garut menetapkan empat orang tersangka usai memeriksa 13 orang saksi  komplotan geng motor  dalam kasus penganiayaan terhadap seorang aktivis kemanusiaan hingga tewas di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Untuk geng motor, jadi berdasarkan hasil penyelidikan, ini sudah kita tetapkan empat orang sebagai tersangka," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha kepada wartawan usai apel gabungan antisipasi gangguan premanisme di Mapolres Garut, Senin 17 Oktober 2023.

Ia menuturkan kepolisian sudah melakukan penyelidikan dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok bermotor terhadap seorang pengendara Panji Nurhakim (37) warga Garut hingga menyebabkan tewas di Jalan Ahmad Yani Timur, pada Minggu  dini hari (16/10).

Kepolisian, kata dia, setelah mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan  13 orang, empat orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, yang lainnya status saksi.

"Untuk yang sudah kita periksa berjumlah 13, sementara saat ini sudah empat orang yang sudah kita tetapkan tersangka," kata Kapolres.

Ia menyampaikan dalam kasus penganiayaan itu masih terus didalami oleh penyidik, sehingga kemungkinan akan ada tersangka lain dari yang sebelumnya status saksi, tergantung perannya dalam kejadian tersebut.

"Untuk motif penganiayaan itu kesalahpahaman, ada juga mis komunikasi lah. Kesalahpahaman di lapangan, tidak sesuai dengan yang diucapkan. Kita masih dalami motifnya," ujarnya

Kasus penganiayaan itu, kata Kapolres, terdapat pelakunya masih di bawah umur, meski begitu tetap menjalani proses hukum sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Kita lakukan pendalaman berdasarkan hasil keterangan, ini tetap kita dalami dulu, sehingga apabila nanti cukup bukti tentunya kita tidak akan segan-segan untuk menetapkan tersangka pada orang-orang yang seluruhnya terlibat," kata Kapolres.

Ia menyampaikan selain menetapkan tersangka, kepolisian juga melakukan penggerebekan terhadap markas atau tempat berkumpul para pelaku yang hasilnya ditemukan atribut kelompok geng motor, kemudian sejumlah senjata tajam.

Dari penggerebekan itu, polisi  mengamankan senjata tajam seperti golok, besi runcing, kemudian sejumlah sepeda motor yang disinyalir tidak ada surat-surat kendaraan, untuk selanjutnya disita untuk proses hukum lebih lanjut. (*).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wafat Dianiaya Geng Motor, Panji Dikenal Sosok Aktivis PD Persis Garut yang Shaleh

Wafat Dianiaya Geng Motor, Panji Dikenal Sosok Aktivis PD Persis Garut yang Shaleh

| Senin, 16 Oktober 2023 | 13:01 WIB

Aktivis Kemanusiaan di Garut Dibunuh, Magma Minta Pelakunya Dihukum Berat

Aktivis Kemanusiaan di Garut Dibunuh, Magma Minta Pelakunya Dihukum Berat

| Senin, 16 Oktober 2023 | 07:25 WIB

Enjang Tedi Anggota DPRD Jabar Kawal Anak Korban Penculikan Hingga Rehabilitasi

Enjang Tedi Anggota DPRD Jabar Kawal Anak Korban Penculikan Hingga Rehabilitasi

| Jum'at, 13 Oktober 2023 | 20:00 WIB

Terkini

Siswa Girang! Makan Bergizi Gratis di Cianjur Kini Pakai Sistem Prasmanan, Porsi Terasa Lebih Banyak

Siswa Girang! Makan Bergizi Gratis di Cianjur Kini Pakai Sistem Prasmanan, Porsi Terasa Lebih Banyak

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 15:26 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan

Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 15:23 WIB

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:22 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Spek Kencang 2026, Harga Bersahabat Performa Ngebut

5 Rekomendasi HP Murah Spek Kencang 2026, Harga Bersahabat Performa Ngebut

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik

Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik

Jogja | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Dulu Memohon, Kini Mengabaikan: Kekecewaan Warga Banjaranyar Menanti Gedung KUA dari Kemenag

Dulu Memohon, Kini Mengabaikan: Kekecewaan Warga Banjaranyar Menanti Gedung KUA dari Kemenag

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 15:20 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB