Alat Ini Bisa Deteksi Penyakit Hanya Dalam Waktu 30 Detik

Doddy Rosadi

Selasa, 18 Maret 2014 | 17:39 WIB
Alat Ini Bisa Deteksi Penyakit Hanya Dalam Waktu 30 Detik
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan Jepang, Toshiba memperkenalkan alat pengukur nafas yang bisa mendeteksi sejumlah penyakit hanya dalam waktu 30 detik setelah pengguna meniupkan nafasnya ke dalam mesin.

Alat ini, yang ukurannya seperti mesin cuci mini, mempunyai pipa di mana pengguna meniupnya beberapa kali. Setelah itu, alat tersebut akan menganalisa embusan dari jejak sejumlah gas yang bisa memberikan tanda kehadiran sejumlah masalah kesehatan termasuk diabetes, penyakit perut hingga mabuk.

“Nafas yang ditiupkan melalui pipa ke dalam mesin disinari dengan laser infra merah dan kemudian dideteksi oleh gas,” kata Toshiba dalam pernyataan tertulisnya.

Gas-gas tersebut antara lain acetaldehyde, methane and acetone, yang bisa mendeteksi adanya sejumlah masalah dalam kesehatan. Toshiba berencana menambah jumlah gas untuk mendeteksi nafas pengguna sehingga semakin banyak penyakit atau masalah kesehatan yang bisa dideteksi.

Produk ini rencananya akan dijual ke pasar mulai tahun depan. Pangsa pasar kesehatan merupakan kunci utama bagi Toshiba, yang selama ini dikenal sebagai produsen alat elektronik. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Merek Kulkas Jawara Layanan Servis Terbaik, Suku Cadangnya Melimpah Ruah

5 Merek Kulkas Jawara Layanan Servis Terbaik, Suku Cadangnya Melimpah Ruah

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 15:35 WIB

Toshiba Pamerkan Kecanggihan Teknologi Jepang dalam Balutan Estetika Japandi

Toshiba Pamerkan Kecanggihan Teknologi Jepang dalam Balutan Estetika Japandi

Tekno | Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:20 WIB

Toshiba Rilis Japandi Series, Gabungkan Teknologi Canggih dan Desain Skandinavia

Toshiba Rilis Japandi Series, Gabungkan Teknologi Canggih dan Desain Skandinavia

Tekno | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:24 WIB

Kulkas 711 Liter Ini Bisa Sterilkan Udara Sampai 99,99 Persen, Bikin Makanan hingga ASI Awet!

Kulkas 711 Liter Ini Bisa Sterilkan Udara Sampai 99,99 Persen, Bikin Makanan hingga ASI Awet!

Lifestyle | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:39 WIB

7 Rekomendasi Kulkas Inverter Terbaik Mulai Rp3 Jutaan: Dingin Maksimal, Listrik Minimal

7 Rekomendasi Kulkas Inverter Terbaik Mulai Rp3 Jutaan: Dingin Maksimal, Listrik Minimal

Lifestyle | Senin, 30 Juni 2025 | 20:41 WIB

Pasar Bergerak Agresif, Toshiba Resmikan Shop In Shop Perdana di Indonesia

Pasar Bergerak Agresif, Toshiba Resmikan Shop In Shop Perdana di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 13:10 WIB

Toshiba Hadirkan TV 100 inci Z670N, Main Game dan Menonton Jadi Lebih Maksimal

Toshiba Hadirkan TV 100 inci Z670N, Main Game dan Menonton Jadi Lebih Maksimal

Tekno | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 07:47 WIB

Toshiba PHK Massal 4.000 Orang Biar Tetap Bertahan 100 Tahun Lagi

Toshiba PHK Massal 4.000 Orang Biar Tetap Bertahan 100 Tahun Lagi

Tekno | Rabu, 22 Mei 2024 | 20:02 WIB

Penyebab Toshiba Bangkrut dan Didepak dari Bursa Saham Jepang

Penyebab Toshiba Bangkrut dan Didepak dari Bursa Saham Jepang

Bisnis | Minggu, 25 Februari 2024 | 20:52 WIB

Toshiba Umumkan Hengkang dari Pasar Saham Jepang

Toshiba Umumkan Hengkang dari Pasar Saham Jepang

Bisnis | Kamis, 21 September 2023 | 15:21 WIB

Terkini

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

×