Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Penyebab Toshiba Bangkrut dan Didepak dari Bursa Saham Jepang

M Nurhadi

Minggu, 25 Februari 2024 | 20:52 WIB
Penyebab Toshiba Bangkrut dan Didepak dari Bursa Saham Jepang
Ilustrasi Toshiba (Istimewa)

Suara.com - Sebelum Toshiba dinyatakan bangkrut, perusahaan Jepang itu sempat menduduki era kejayaannya. Diketahui, Toshiba pernah terdaftar dalam Bursa Efek Tokyo selama kurang lebih 74 tahun. Bahkan, perusahaan raksasa itu juga pernah masuk dalam indeks Nikkei. 

Hampir setiap generasi pasti sudah tak asing dengan merek raksasa elektronik ini. Mulai dari televisi, komputer, laptop hingga speaker buatan perusahaan yang berdiri sejak 1875 tersebut mengisi rumah, sekolah hingga perkantoran. Akan tetapi, tampaknya generasi selanjutnya tak bisa lagi menggunakan produk terbaru Toshiba karena sudah bangkrut. 

Lalu apa sih penyebab Toshiba bangkrut hingga dikabrakan hengkang dari bursa hasam? Simak selengkapnya dalam uraian berikut. 

Penyebab Toshiba Bangkrut 

Mengutip dari situs web BBC, yang dirilis pada 20 Desember 2023, awal kebangkrutan Toshiba dimulai saat terungkapnya malapraktik akuntansi di beberapa divisi pada tahun 2015 lalu. Skandal itu pun turut menyeret sejumlah nama besar pejabat teras perusahaan. 

Bahkan menurut laporan, Toshiba telah melebih-lebihkan nilai keuntungan mencapai $1,59 miliar (£1,25 miliar) kurang lebih selama tujuh tahun. Dari situ kemudian, ditemukan ketidakcocokan akuntansi di perusahaan sekitar tahun 2020. 

Adapun dugaan lainnya yang menyebabkan jatuhnya perusahaan raksasa asal Jepang ini adalah terkait tata kelola dan cara pengambilan keputusan oleh para pemegang saham. Pada tahun 2020 lantas dilakukan investigasi. 

Hasilnya, Toshiba diduga kuat telaj berkolusi dengan Kementerian Perdagangan Jepang. Disebutkan jika Kementerian itu telah memanfaatkan Toshiba sebagai aset yang strategis negara untuk menekan berbagai kepentingan investor asing. Jauh sebelum itu, Toshiba juga pernah berselisih pendapat dengan perusahaan asal Amerika Serikat, bernama Westinghouse Electric, pada 2016. 

Dari kejadian itu, Toshiba pun sempat berjanji akan menyelesaikan pembelian senilai miliaran dolar terkait pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir oleh koleganha itu. Akan tetapi pada akhirnya, Westinghouse Electric memutuskan untuk mengajukan kebangkrutan. Dampaknya, Toshiba pun harus menghadapi kejatuhan nuklir dan harus kehilangan lebih dari $6 miliar. 

baca juga

Demi menstabilkan keuangannya, mereka pun menjual sejumlah lini bisnis. Di antaranya yaitu sistem media, ponsel hingga barang elektronik lainnya. Bahkan, Unit chip Toshiba Memory pun juga terpaksa mereka jual. 

Dengan kondisi tersebut, Toshiba akhirnya mendapatkan modal sebwsar $5,4 miliar pada tahun 2017. Uang tunai senilai miliaran ini didapatkan dari investor luar negeri. Akibatnya, beberapa pemegang saham mendapatkan suara yang lebih besar untuk bisa menentukan kebijakan dari perusahaan. 

Konflik yang terjadi di lingkup internal itu lantas menyebabkan perjalanan perusahaan terhambat. Seiring dengan itu, muncul sebuah opsi untuk memecah Toshiba menjadi sejumlah perusahaan kecil. 

Mereka pun memutuskan untuk memilih proposal pembelian yang disepakati dengan Japan Industrial Partners (JIP) pada Juni 2022 lalu. JIP kemudian menguasai sebesar 78,65% saham peeusahaan. Adanya upaya konglomerasi tersebut mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat dan menghabiskan biaya hingha sebesar $14 miliar. 

Diketahui, Toshiba telah beroperasi di Bursa Saham Tokyo sudah selama 74 tahun terakhir. Saham mereka pun mulai dijual belikan pafa bulan Mei 1949 usai Jepang berupaya dengan keras untuk keluar dari kehancuran usai terdampak Perang Dunia II. 

Dihapus Bursa Saham Tokyo Sejak 2023 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Saham Top Losers Pekan Ini, Ada Emiten Milik Hary Tanoe

5 Saham Top Losers Pekan Ini, Ada Emiten Milik Hary Tanoe

Bisnis | Minggu, 25 Februari 2024 | 17:10 WIB

Kisah Ronald Read: Lulusan SMA, Tukang Cuci Piring Tapi Punya Ratusan Miliar Karena Saham

Kisah Ronald Read: Lulusan SMA, Tukang Cuci Piring Tapi Punya Ratusan Miliar Karena Saham

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2024 | 17:58 WIB

Intip Gurita Bisnis Titiek Soeharto, Putri Cendana yang Tajir Melintir

Intip Gurita Bisnis Titiek Soeharto, Putri Cendana yang Tajir Melintir

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 16:01 WIB

Sebelum Pilpres, OJK Temukan Puluhan Transaksi Saham Gorengan

Sebelum Pilpres, OJK Temukan Puluhan Transaksi Saham Gorengan

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 14:33 WIB

Saham Keluarga Prabowo WIRG Masih Terbang Pasca Menang Quick Count Pilpres

Saham Keluarga Prabowo WIRG Masih Terbang Pasca Menang Quick Count Pilpres

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2024 | 17:41 WIB

Tren Pasar Saham Hingga Asuransi Bergerak Positif saat Momen Pemilu

Tren Pasar Saham Hingga Asuransi Bergerak Positif saat Momen Pemilu

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:55 WIB

Terkini

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:15 WIB

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:07 WIB

Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!

Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek

Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija

Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:02 WIB

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:54 WIB

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Kaltim | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:52 WIB

×