Penyakit Mental Bisa Kurangi Harapan Hidup

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 26 Mei 2014 | 18:55 WIB
Penyakit Mental Bisa Kurangi Harapan Hidup
Ilustrasi (Foto: shutterstock).

Suara.com - Menurut studi terbaru Universitas Oxford, penyakit mental yang berat bisa lebih banyak mengurangi harapan hidup seseorang hingga 20 tahun dibandingkan dengan perokok berat sampai umumnya 10 tahun.

"Kami menemukan diagnosa kesehatan mental berhubungan dengan penurunan harapan hidup sebesar orang yang merokok 20 batang atau lebih per hari," ujar Dr. Seena Fazel dari Jurusan Psikiatri Universitas Oxford seperti dilansir Medical Daily.

Menurutnya, ada beberapa alasan yang menjelaskan hal ini. Misalnya, perilaku berisiko tinggi yang umum terjadi pada pasien kejiwaan, terutama penyalahgunaan obat dan alkohol, yang membuat mereka lebih mungkin meninggal dunia karena bunuh diri.

Fazel mencatat, kesehatan mental sering dipisahkan dari kesehatan fisik. Padahal kata dia, penyebab masalah kesehatan mental juga banyak memiliki konsekuensi fisik bahkan memperburuk berbagai penyakit fisik seperti jantung, diabetes dan kanker.

Para psikiater dari Oxford berpendapat, meskipun dampak penyakit mental jelas berpengaruh pada kualitas hidup dan waktu hidup, tapi belum menjadi hirauan pelayan kesehatan.

Temuan ini bukan hal baru. Sekitar 10 tahun lalu, catatan kematian Colton dan Mandersheid menunjukkan, orang Amerika yang memiliki penyakit mental serius meninggal sekitar 14- 32 tahun lebih awal daripada kebanyakan orang.

Berkaitan dengan hal ini, Direktur National Institutes of Mental Health (NIMH), Dr. Tom Insel, mencatat, pada 2011 angka harapan hidup ini setara dengan banyak negara di sub-Sahara Afrika.

Ia mengatakan, orang dengan penyakit mental berisiko lebih tinggi terkena penyakit kronis, bunuh diri dan menyalahgunakan zat-zat terlarang.

Kemudian, mereka yang menderita gangguan depresi besar berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular dan stroke. Penderita diabetes memiliki risiko ganda untuk depresi dibandingkan yang tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO: Secara Global, Usia Harapan Hidup Kembali Naik

WHO: Secara Global, Usia Harapan Hidup Kembali Naik

Health | Jum'at, 16 Mei 2014 | 10:10 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB