Setelah Pubertas, Efek Kafein pada Anak Laki dan Perempuan Berbeda

Ririn Indriani

Rabu, 18 Juni 2014 | 12:44 WIB
Setelah Pubertas, Efek Kafein pada Anak Laki dan Perempuan Berbeda
Ilustrasi remaja sedang minum kopi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tubuh anak laki dan perempuan ternyata merespon kafein secara berbeda setelah pubertas.

Sebuah penelitian terbaru dari University at Buffalo School of Public Health and Health Professions menemukan kafein menyebabkan terjadinya perbedaan denyut jantung dan perubahan tekanan darah pada anak laki-laki dan perempuan setelah pubertas.

Untuk keperluan penelitian, dalam suatu percobaan, para peneliti menguji denyut jantung dan tekanan darah sekitar 54 orang anak laki-laki dan 47 orang anak perempuan berusia 15-17 tahun.

Mereka juga menguji hal serupa pada anak-anak sebelum pubertas yang berusia 8-9 tahun.

Para peneliti lalu memberi para partisipan plasebo atau dua dosis kafein (1 dan 2mg/kg). Setelah itu, mereka mengukur kembali denyut jantung dan tekanan darah para partisipan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak laki-laki memiliki respon lebih besar terhadap kafein dibandingkan anak perempuan.

Namun, perbedaan gender terhadap respon kafein hanya terjadi pada remaja setelah pubertas. Sementara pada anak-anak yang belum memasuki masa pubertas, respon kafein terhadap perbedaan gender tidak ditemukan.

Penelitian yang salah satunya dilakukan oleh asisten profesor dari Departement of Exercise and Nutrition Sciences, University at Buffalo School of Public Health and Health Professions, Jennifer Temple, PhD, ini juga memperlihatkan, konsumsi kafein mempengaruhi siklus menstruasi anak perempuan.

"Siklus menstruasi ditandai perubahan tingkat hormon, yang dimulai dengan fase folikuler hingga terjadinya ovulasi pada fase luteal. Fase luteal ini ditandai dengan peningkatan tingkat progesteron dari fase sebelumnya," kata Temple seperti dilansir Medical News Today.

Perbedaan respon terhadap kafein di seluruh siklus menstruasi pada anak perempuan setelah masa pubertas, tambah dia, disertai penurunan denyut jantung lebih besar pada fase mid-luteal dan peningkatan tekanan darah yang lebih besar pada fase menstruasi.

Penelitian menunjukkan perbedaan gender merespon kafein muncul setelah pubertas, data temuan tidak memperlihatkan apa penyebabnya.

Penelitian sebelumnya yang mendemonstrasikan respon fisiologis pada gender yang berbeda mengungkapkan, kafein menimbulkan perasaan "terburu-buru yang lebih hebat" dan peningkatan energi pada anak laki-laki berusia 12-17 tahun, dibandingkan pada anak perempuan.

Seiring meningkatnya tingkat kafein, maka tekanan darah pun meningkat dan denyut jantung berkurang pada anak laki-laki, tetapi tidak pada anak perempuan.

Para peneliti menyimpulkan, penelitian pada masa depan soal ini akan memastikan lebih jauh apakah hal ini disebabkan faktor fisiologis seperti hormon streoid atau faktor psikososial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:53 WIB

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:32 WIB

Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi

Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 12:05 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi

Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:46 WIB

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:58 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Tragedi Seribu Perak: Saat Mahasiswa Menggugat Harga Kopi

Tragedi Seribu Perak: Saat Mahasiswa Menggugat Harga Kopi

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar

Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:57 WIB

John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data

John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:53 WIB

Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Diadaptasi Jadi Anime, Tayang 2027

Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Diadaptasi Jadi Anime, Tayang 2027

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:50 WIB

Sunscreen Ozzaskin untuk Umur Berapa? Biasa Dipakai Ayu Ting Ting dan Bilqis ke Sekolah

Sunscreen Ozzaskin untuk Umur Berapa? Biasa Dipakai Ayu Ting Ting dan Bilqis ke Sekolah

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:47 WIB

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:46 WIB

5 Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Gemini yang Sedang Marah dan Ngambek

5 Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Gemini yang Sedang Marah dan Ngambek

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:45 WIB

Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas

Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:40 WIB

76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret

76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:37 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Disorot Media Asing: Ujian Serius Pemerintahan Prabowo

Kasus Febrie Adriansyah Disorot Media Asing: Ujian Serius Pemerintahan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:32 WIB

Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:27 WIB

×