Kemenkes: Gula Darah Anak SD Sudah Tinggi, Risiko Jantung hingga Stroke Mengintai di Usia 40 Tahun

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 29 Juli 2026 | 14:45 WIB
Kemenkes: Gula Darah Anak SD Sudah Tinggi, Risiko Jantung hingga Stroke Mengintai di Usia 40 Tahun
Ilustrasi anak SD. (Ist)
baca 10 detik
  • Kementerian Kesehatan menemukan kadar gula darah tinggi pada anak sekolah dasar berdasarkan data Program Cek Kesehatan Gratis.
  • Kondisi gula darah tinggi sejak usia dini berpotensi memicu penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal.
  • Kementerian Kesehatan menilai temuan ini harus menjadi peringatan untuk memperkuat kebijakan pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak.

Suara.com - Ancaman penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal kini tak lagi dimulai saat seseorang memasuki usia lanjut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan bibit risiko penyakit tersebut sudah muncul sejak anak duduk di bangku sekolah dasar, ditandai dengan kadar gula darah yang sudah melebihi batas normal.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan temuan tersebut berasal dari data riil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Anak-anak SD itu kadar gula darahnya udah tinggi. Kita udah temui indikasi awalnya, yang seharusnya itu pada anak-anak kan kadar gula darahnya normal. Dia kan aktivitasnya masih banyak, bukannya kaya gitu," kata Nadia dalam paparannya di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Kadar gula darah sewaktu pada anak dikelompokan berdasarkan kelompok umur.

Anak di bawah 6 tahun sekitar 100–200 mg/dL, anak usia 6–12 tahun sekitar 70–150 mg/dL, dan remaja di atas 12 tahun di bawah 140–180 mg/dL.

Nadia mengatakan kondisi anak-anak dengan gula darah tinggi harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera memperkuat kebijakan pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak.

Menurutnya, tren yang terlihat pada anak-anak saat ini akan berdampak besar terhadap beban penyakit di masa depan apabila tidak segera diintervensi.

"Kalau kita tidak melakukan segera policy-policy untuk menjaga konsumsi atau melakukan pengendalian gula, garam, lemak, ya dari trend anak-anak kita aja sudah kelihatan seperti ini," ucapnya.

baca juga
Ilustrasi seseorang periksa gula darah tinggi ke dokter (freepik/jcomp)
Ilustrasi seseorang periksa gula darah tinggi ke dokter (freepik/jcomp)

Lebih lanjut, Nadia mengingatkan kadar gula darah yang tinggi sejak usia dini berpotensi memicu penyakit kronis ketika seseorang memasuki usia produktif.

"Kalau dari kecil aja gula darahnya udah tinggi, dalam usia 40 tahun dia udah pasti akan terkena jantung, stroke, ginjal. Karena teorinya itu gula itu kan mempengaruhi pembuluh darah," jelasnya.

Namun, menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap diabetes hanya berkaitan dengan kadar gula darah atau komplikasi hingga pembusukkan pada kaki.

Padahal, penyakit tersebut dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh dan memicu berbagai penyakit mematikan.

"Tapi sekarang ternyata orang dengan sakit DM itu bisa terkena serangan jantung. Karena dulu kita kan bikin kalau orang jantung, stroke, orang yang hipertensi aja. Ternyata nggak benar bahwa penyakit gula itu adalah mother of disease ya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:54 WIB

Bukan Penularan Naik? Benarkah Lonjakan HIV Sidoarjo Justru Bukti Sukses Deteksi Dini

Bukan Penularan Naik? Benarkah Lonjakan HIV Sidoarjo Justru Bukti Sukses Deteksi Dini

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:31 WIB

Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 10:20 WIB

Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu

Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:45 WIB

Di Mana Bisa Beli Smartwatch dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Di Mana Bisa Beli Smartwatch dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×