Bukan Penularan Naik? Benarkah Lonjakan HIV Sidoarjo Justru Bukti Sukses Deteksi Dini

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:31 WIB
Bukan Penularan Naik? Benarkah Lonjakan HIV Sidoarjo Justru Bukti Sukses Deteksi Dini
Ilustrasi kasus HIV. [Ist]
baca 10 detik
  • Kementerian Kesehatan menyatakan lonjakan kasus HIV di Sidoarjo disebabkan oleh perluasan layanan skrining dan deteksi dini.
  • Data kumulatif hingga Juni 2026 menunjukkan kelompok usia 18-24 tahun menjadi penyumbang kasus terbanyak.
  • Plt Dirjen Pencegahan Penyakit Kemenkes mengajak masyarakat yang berisiko agar tidak takut melakukan tes HIV secara rutin.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan lonjakan temuan kasus HIV di Kabupaten Sidoarjo bukan berarti penularan virus tersebut meningkat. Bertambahnya jumlah kasus yang terdeteksi justru diklaim sebagai dampak dari semakin luasnya layanan tes dan deteksi dini HIV.

Menurut Kemenkes, perluasan layanan skrining membuat lebih banyak masyarakat mengetahui status kesehatannya sehingga dapat segera memperoleh pengobatan.

"Data yang menunjukkan peningkatan jumlah kasus yang ditemukan merupakan bagian dari keberhasilan perluasan layanan deteksi dini, sehingga semakin banyak masyarakat mengetahui status HIV dan dapat segera memperoleh pengobatan sesuai standar," demikian pernyataan Kemenkes dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan data situasi HIV di Kabupaten Sidoarjo, sejak 2001 hingga Juni 2026 tercatat 1.183 kasus HIV secara kumulatif pada kelompok usia 0–24 tahun.

Dari jumlah tersebut, kelompok usia 18–24 tahun menjadi penyumbang kasus terbanyak, yakni 1.006 kasus. Sebanyak 1.005 di antaranya merupakan penularan horizontal.
Temuan terbanyak berasal dari kelompok laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL) sebanyak 521 kasus, disusul kelompok yang belum teridentifikasi faktor risikonya sebanyak 210 kasus.

Sementara itu, pada kelompok usia 0–10 tahun ditemukan 117 kasus dan seluruhnya merupakan penularan dari ibu ke anak (vertikal).

Dari jumlah itu, 32 anak masih menjalani terapi antiretroviral (ARV), 35 anak meninggal dunia, sedangkan 50 anak berstatus lost to follow-up (LFU) atau tidak lagi terpantau dalam layanan pengobatan.

Adapun pada kelompok usia 11–17 tahun terdapat 60 kasus HIV yang terdiri dari empat kasus penularan vertikal dan 56 kasus penularan horizontal.

Hingga Juni 2026, sebanyak 34 remaja masih menjalani pengobatan, tujuh orang meninggal dunia, dan 19 lainnya berstatus LFU.

baca juga

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, MA, menegaskan HIV merupakan penyakit yang dapat dikendalikan selama pasien menjalani terapi secara rutin.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan tes HIV apabila memiliki faktor risiko atau direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Mengetahui status HIV sejak dini merupakan langkah penting untuk melindungi diri sendiri, pasangan, dan keluarga," pesannya.

Kemenkes menambahkan, keberhasilan program penanggulangan HIV tidak hanya diukur dari menurunnya angka infeksi baru, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui status HIV, memulai terapi ARV sedini mungkin, dan menjalani pengobatan secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB

Jangan Jauhi Anak dengan HIV, Hak Mereka Tak Boleh Hilang karena Stigma

Jangan Jauhi Anak dengan HIV, Hak Mereka Tak Boleh Hilang karena Stigma

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Terkini

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:42 WIB

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:37 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

×