Bahaya Pembunuh Kuman bagi Bayi

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2014 | 13:11 WIB
Bahaya Pembunuh Kuman bagi Bayi
Ilustrasi bayi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa paparan beberapa pembunuh kuman yang umum digunakan dalam kosmetik bisa menyebabkan masalah reproduksi bahkan dapat mempengaruhi ukuran bayi.

"Kami melihat adanya paparan pada ibu hamil dan janin untuk triclosan dan triclocarban - dua yang paling umum digunakan untuk pembunuh kuman dalam sabun dan produk sehari-hari lainnya," kata Benny Pycke, seorang ilmuwan penelitian di Arizona State University (ASU) di Amerika Serikat.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa triclosan ditemukan dalam semua sampel urin dari ibu hamil. "Kami juga mendeteksi sekitar setengah dari sampel darah tali pusat yang kami ambil, ini berarti ada transfer ke janin. Triclocarban juga ditemukan di banyak sampel," imbuh Pycke.

Terkait dengan hal ini, ia menjelaskan, ada semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa senyawa dapat menyebabkan masalah perkembangan dan reproduksi pada hewan dan berpotensi pada manusia.

Juga, beberapa penelitian menunjukkan bahwa aditif dapat memberikan kontribusi untuk resistensi antibiotik, masalah kesehatan masyarakat yang berkembang.

Para peneliti juga mencatat bahwa senyawa-senyawa yang digunakan di lebih dari 2.000 produk sehari-hari yang dipasarkan sebagai antimikroba, termasuk pasta gigi, sabun, deterjen, karpet, cat, perlengkapan sekolah dan mainan.

Penelitian ini juga menghasilkan hubungan antara perempuan dengan tingkat yang lebih tinggi di mana-mana antimikroba lain, butil paraben, yang umum digunakan dalam kosmetik dan panjang bayi yang lebih pendek, kata Laura Geer dari State University of New York. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Penderita Sindrom Down Akan Dibawa Pulang Ortunya

Bayi Penderita Sindrom Down Akan Dibawa Pulang Ortunya

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 15:21 WIB

Menjaga si Kecil Dari Infeksi di Tali Pusar

Menjaga si Kecil Dari Infeksi di Tali Pusar

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 08:00 WIB

Berbagi Tempat Tidur Bisa Berisiko Fatal bagi Bayi

Berbagi Tempat Tidur Bisa Berisiko Fatal bagi Bayi

Lifestyle | Senin, 21 Juli 2014 | 16:00 WIB

Payudara Kanan Lebih Besar? Bisa Jadi Anda Mengandung Bayi Laki-laki

Payudara Kanan Lebih Besar? Bisa Jadi Anda Mengandung Bayi Laki-laki

Lifestyle | Sabtu, 12 Juli 2014 | 08:38 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB