Makanan Ini Bikin Anda Bahagia

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2014 | 16:12 WIB
Makanan Ini Bikin Anda Bahagia
Ilustrasi. (Sumber: shutterstock)

Suara.com - Mengonsumsi buah dan sayur ternyata tak hanya menyehatkan, tetapi juga bisa membuat Anda bahagia. Ini dibuktikan dari hasil studi terkini yang dilakukan para peneliti dari Selandia Baru.

Dalam studi tersebut mereka menemukan adanya hubungan antara mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah banyak dengan perasaan bahagia.

"Temuan ini menunjukkan, asupan buah dan sayuran berhubungan dengan aspek-aspek lain dari perkembangan manusia, lebih dari sekadar perasaan bahagia," tulis ketua tim peneliti, psikolog dari Universitas Otago, Tamlin Conner.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti melibatkan 405 mahasiswa sebagai partisipan.

Selama 13 hari berturut-turut mereka mencatat akitivitas makannya dalam buku harian, mulai dari jumlah porsi buah dan sayuran per hari, makanan pentup hingga berbagai hidangan kentang.

Para peserta juga mengisi kuesioner harian untuk mengukur kreativitas, keingintahuan, dan perkembangan psikologis mereka.

Tak hanya itu, mereka juga menjawab pertanyaan tambahan yang dirancang untuk mengukur keadaan emosional umum mereka pada hari itu.

Hasil studi menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah banyak selama lebih dari 13 hari, memiliki rasa ingin tahu, kreativitas, emosi positif lebih tinggi dari kebanyakan orang. Hal tersebut terjadi pula pada keterlibatan mereka dalam aktivitas tertentu.

Mereka cenderung mendapatkan nilai lebih tinggi pada semua skala ini saat mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak.

"Kami tidak bisa menyimpulkan hubungan antara konsumsi buah dan sayuran dan kesejahteraan eudaemonia (rasa) bersifat sebab akibat," kata para peneliti.

Mereka mengatakan, ada kemungkinan perasaan positif yang melibatkan pikiran terlibat sehingga orang menjadi mengonsumsi makanan sehat.

"Di sisi lain, kandungan mikronutrien makanan bisa memberikan penjelasan atas temuan saat ini," tulis para peneliti.

Mereka juga mengatakan, buah dan sayuran banyak mengandung jumlah vitamin C yang lebih tinggi yang merupakan faktor penting dalam memproduksi dopamin.

Dopamin itu sendiri adalah neurotransmitter yang mendasari motivasi dan keterlibatan yang memberi efek perasaan bahagia.

Lebih dari itu, hasil studi juga menunjukkan bahwa antioksidan dalam buah-buahan dan sayuran telah terbukti mengurangi peradangan tubuh sehingga berperan dalam melawan depresi. (Huffington Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buah Ini Cocok Disantap Saat Musim Hujan

Buah Ini Cocok Disantap Saat Musim Hujan

Health | Selasa, 12 Agustus 2014 | 13:58 WIB

Makan Buah dan Sayur Saja Tak Cukup untuk Turunkan Berat Badan

Makan Buah dan Sayur Saja Tak Cukup untuk Turunkan Berat Badan

Health | Jum'at, 27 Juni 2014 | 19:34 WIB

5 Manfaat Menakjubkan Anggur

5 Manfaat Menakjubkan Anggur

Health | Minggu, 01 Juni 2014 | 14:54 WIB

5 Buah "Infused Water" Menyehatkan

5 Buah "Infused Water" Menyehatkan

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2014 | 19:49 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB