Karet Gelang "Loom Band" Bisa Memicu Kanker

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 01 September 2014 | 15:42 WIB
Karet Gelang "Loom Band" Bisa Memicu Kanker
Loom Band, karet gelang warna-warni yang ternyata bisa memicu kanker. (Sumber: Eversave.com)

Suara.com - Mainan karet gelang warna-warni yang kini tengah digandrungi anak-anak ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Yah, hasil penelitian yang dilakukan oleh British Assay Office menunjukkan bahwa karet gelang yang bisa dirangkai menjadi aksesori seperti gelang, cincin dan kalung ini ternyata mengandung zat berbahaya yang bisa memicu risiko kanker (karsinogen).

"Hasil tes menunjukkan adanya pemakaian phthalates yang melebihi batas wajar untuk digunakan dalam produk kerajinan semacam loom band ini," ungkap juru bicara British Assay Office.

Phthalates, kata sang juru bicara itu,  dapat bermigrasi dari plastik ke dalam tubuh jika penggunanya terkena air liur dan keringat. "Bila itu dibiarkan terus menerus, berdampak pada terjadinya kanker," imbuhnya lagi.

Beranjak dari hasil penelitian itulah peritel mainan Loom band (karet gelang), The Entertainer, sejak akhir Agustus lalu menarik semua produk Loom Band.

Sekadar diketahui, Phthalates adalah ester dari asam flatat (atau asam benzene-1,2-dikarboksilat). Umumnya digunakan sebagai plasticzer untuk membuat semua plastik lebih fleksibel dan lebih mudah diproses.

Zat kimia ini paling banyak dicampurkan ke dalam berbagai produk kosmetik, jok mobil dan motor, cat, lem, dan tentunya mainan plastik anak-anak.

Sebuah studi yang dilakukan Centers for Disease Control (CDC) pada 2000 di Amerika Serikat menemukan bahwa metabolit yang berhubungan dengan paparan Phthalates berkontribusi terjadinya Testicular Dysegenesis Syndrome. Yang berdampak pada meningkatkan kecacatan saat lahir pada saluran reproduksi laki-laki seperti testis yang tidak turun, serta jumlah sperma yang lebih rendah.

Phthalates diyakini menghambat terjadinya sintesis testosteron selama periode kritis perkembangan janin ketika sifat maskulin pada janin bayi laki-laki terbentuk. Karena berisiko kanker ini akhirnya seluruh produk loom band ditarik dari pasaran. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan 10 Tomat Seminggu Turunkan Risiko Kanker Prostat

Makan 10 Tomat Seminggu Turunkan Risiko Kanker Prostat

Health | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 08:35 WIB

Studi: Botox Bisa Hambat Kanker Lambung

Studi: Botox Bisa Hambat Kanker Lambung

Health | Minggu, 24 Agustus 2014 | 13:46 WIB

Studi: Garam Bisa Membunuh Sel Kanker

Studi: Garam Bisa Membunuh Sel Kanker

Health | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 13:31 WIB

Studi: Bisa Ular, Kalajengking, dan Lebah Mampu Bunuh Sel Kanker

Studi: Bisa Ular, Kalajengking, dan Lebah Mampu Bunuh Sel Kanker

Tekno | Selasa, 12 Agustus 2014 | 05:33 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB