Perempuan Ini Tak Bisa Konsumsi Protein Tinggi

Selasa, 04 November 2014 | 20:30 WIB
Perempuan Ini Tak Bisa Konsumsi Protein Tinggi
Ilustrasi makanan yang mengandung protein. (Shutterstock)

Suara.com - Tubuh Kreseda Smith tak bisa mencerna salah satu asam amino yang terdapat dalam protein.

Daging, kacang-kacangan, keripik kentang merupakan makanan cemilan yang mengandung banyak protein. Sayangnya perempuan asal Inggris ini harus membatasi asupan proteinnya, karena akan memicu gangguan pada otaknya.

Perempuan ini bernama Kreseda Smith yang berasal dari Wellington Shropshire, Inggris yang memiliki kelainan 'phenylketonuria' (PKU). Menurut National Institutes of Health (NIH), kelainan PKU ini terjadi pada 1 dari 10.000 bayi yang lahir di Amerika Serikat.

Tubuh orang yang mengidap penyakit ini tak bisa mencerna salah satu asam amino yang terkandung dalam protein, yakni phenylalaine. Phyenylalanine sering ditemukan dalam makanan tinggi protein seperti daging, ikan, telur dan keju.

Orang yang didiagnosis dengan PKU harus mengikuti diet vegan ketat dan hanya diperbolehkan mengonsumsi 10 gram protein per hari. Untuk penderita PKU, mengonsumsi terlalu banyak protein dapat menyebabkan migrain berat dan sakit otot, sebelum menyebabkan efek samping yang lebih berat seperti epilepsi dan kesulitan berpikir.

Perempuan berusia 36 tahun ini mengatakan didiagnosis saat lahir, sehingga ibunya harus memenuhi kebutuhan makanannya sendiri, karena hanya bisa mengonsumsi buah dan sayuran.

"Ketika saya masih kecil, ibu saya harus membuat suplemen protein bagi saya. Bahkan ketika datang ke pesta ultah teman, saya harus bawa kantung makanan sendiri. " kata Smith.

Beruntung dalam kurun enam tahun terakhir, mahasiswi kandidat PhD ini mendapatkan pemantauan langsung dari tim dokter dan ahli nutrisi dari Queen Elizabeth Hospital, Birmingham. Ia diberi resep makanan berupa roti rendah protein, pasta dan biskuit.

Sebelumnya, Smith mengambil suplemen dan mengonsumsi makanan rendah protein tanpa rekomendasi dokter, tetapi gejala PKU masih sering dideritanya.

"Aku mulai sering migrain buruk jika mengonsumsi makanan yang dibuat sendiri. Untungnya dokter dari RS Elizabeth membantuku. Sejak itu saya tidak punya keluhan lagi soal gejala PKU," ujarnya. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI