Merasakan Khasiat "Kombucha"

Esti Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 01 Desember 2014 | 08:01 WIB
Merasakan Khasiat "Kombucha"
Cara membibitkan kombucha (suara.com/Dinda Rachmawati)

Kombucha, mungkin beberapa dari Anda masih asing dengan tanaman ini. Namun, ramuan kuno ini menjadi perhatian pengunjung  pameran "Jakarta Expo Taman 2014" di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Stand yang menjual bibit Kombucha ramai dipadati pengunjung.

Beberapa merasa penasaran dan berusaha mengetahui, apa itu Kombucha, dari Dwi Agus Setiawan, seorang pembibit Kombucha. Beberapa lagi mencoba minuman kuno itu. Ada juga yang langsung membeli, karena telah mengetahui khasiat Kombucha dari kerabat mereka.

Kepada suara.com, Dwi menjelaskan, kombucha adalah suatu ramuan minuman kuno yang terjadi atas hasil simbiosis murni dari bakteri dan ragi Kombucha Tea (KT) yang berasal dari Asia Timur. Pada akhir abad 19 ramuan dari 'jamur' teh ini sampai di Jerman melalui Russia.

"Kombucha sangat bermanfaat bagi kesehatan dan telah diklaim sebagai penyembuh berbagai macam penyakit. Minuman ini telah banyak digunakan di rumah tangga negara-negara Asia," Dwi menjelaskan dengan antusias.

Kombucha, lanjut Dwi masuk ke dalam jenis jamur yang terdiri dari gelatinoid serta membran jamur yang bersifat liat dan berbentuk piringan bulat. Jamur ini, hanya dapat hidup dalam media nustrisi teh-manis yang akan tumbuh secara berulang sehingga membentuk susunan piringan berlapis.  Piringan pertama akan tumbuh pada lapisan paling atas yang akan memenuhi lapisan, kemudian disusul oleh pertumbuhan piringan berlapis-lapis dibawahnya yang akan menebal.

"Bila dirawat secara benar, maka jamur ini akan tumbuh pesat dan sehat, sehingga akan hidup sepanjang umur pemilik serta keturunannya," katanya lagi.

Untuk mengkonsumsinya, Anda hanya harus menanam jamur Kombucha tersebut dengan bahan-bahan sederhana, yakni satu liter air, 1/4 kilogram gula pasir dan teh secukup.  Setelah itu, semua bahan-bahan direbus hingga mendidih, kemudian larutan teh tersebut didinginkan, lalu masukkan dalam wadah tertutup kedap udara, dan masukkan bibit jamur Kombucha. Setelah itu, tutup rapat dan diamkan selama 3 hingga 7 hari. Kombucha pun siap dikonsumsi.

"Kombucha hanya akan mati jika disiram dengan air panas dan tidak ditutup dengan rapat. Untuk tehnya, gunakan tek bubuk. Karena teh celup memiliki kertas dan pewarna yang tidak baik," saran Dwi.

Selama proses fermentasi dan oksidasi berlangsung, maka akan terjadi bermacam-macam reaksi pada larutan teh-manis secara assimilatif dan dissimilatif.  Jamur teh akan memakan gula, dan sebagai gantinya memproduksi berbagai unsur berguna yang akan muncul pada minuman tersebut seperti glucuron acid, acetic acid, lactic-acid, vitamin, asam-asam amino, berbagai unsur antibiotik, serta unsur-unsur lain.

"Maka dari itu, jamur Kombucha ini adalah sebuah pabrik biokimia mini yang sesungguh-nya. Setelah didiamkan selama 3-7 hari, rasa kombucha akan menjadi asam," jelas dia.

Kombucha dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti liver, gangguan syaraf pusat, asma, alergi, batu ginjal, obesitas, maag, wasir, diabetes hingga kanker. Kombucha dapat dikonsumsi tiga kali sehari, yakni pagi, siang dan malam dengan takaran masing-masing 200 mililiter.

"Jika tidak ingin digunakan lagi, Kombucha dapat didiamkan selama bertahun-tahun, dan terus hidup, asalkan tetap ditutup dalam wadah yang berisi teh manis tersebut. Kalau mau dikonsumsi lagi, lakukan proses yang tadi sudah dijelaskan. Sangat mudah," ungkapnya.

Dwi menjual bibit-bibit Kombucha tersebut dengan kisaran harga Rp100 ribu untuk ukuran kecil dan Rp300 ribu untuk ukuran besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Serum Kombucha Rahasia Kulit Cerah, Kencang, dan Skin Barrier Sehat

4 Serum Kombucha Rahasia Kulit Cerah, Kencang, dan Skin Barrier Sehat

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:25 WIB

4 Cleanser Kombucha Kaya Probiotic, Cegah Iritasi Kulit Kering dan Sensitif

4 Cleanser Kombucha Kaya Probiotic, Cegah Iritasi Kulit Kering dan Sensitif

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 15:45 WIB

UMKM Kombucha Beromzet Nasional Lahir dari BRILiaN, Inisiatif Hebat BRI untuk  Pengusaha Muda

UMKM Kombucha Beromzet Nasional Lahir dari BRILiaN, Inisiatif Hebat BRI untuk Pengusaha Muda

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 12:24 WIB

Produk Tradisional Kian Diminati Dunia, Delegasi Afsel Pesan Khusus Minyak Sanga-sanga

Produk Tradisional Kian Diminati Dunia, Delegasi Afsel Pesan Khusus Minyak Sanga-sanga

Health | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Peluang Pasar Obat Tradisional Terus Meningkat

Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Peluang Pasar Obat Tradisional Terus Meningkat

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 12:11 WIB

4 Essence Kombucha Favorit, Solusi untuk Wajah Cerah dan Anti-Kusam

4 Essence Kombucha Favorit, Solusi untuk Wajah Cerah dan Anti-Kusam

Your Say | Sabtu, 21 Desember 2024 | 19:05 WIB

4 Minuman Penghilang Lemak, Bikin Tidur Nyenyak di Malam Hari

4 Minuman Penghilang Lemak, Bikin Tidur Nyenyak di Malam Hari

Your Say | Rabu, 27 Desember 2023 | 08:24 WIB

Ngeri! BPOM Temukan Puluhan Produk Obat Kuat Hingga Pelangsing Berbahaya Dijual Bebas di Toko Online

Ngeri! BPOM Temukan Puluhan Produk Obat Kuat Hingga Pelangsing Berbahaya Dijual Bebas di Toko Online

Health | Sabtu, 09 Desember 2023 | 06:58 WIB

3 Manfaat Medis Kayu Cendana, Salah Satunya sebagai Pembangkit Gairah

3 Manfaat Medis Kayu Cendana, Salah Satunya sebagai Pembangkit Gairah

Your Say | Senin, 20 November 2023 | 16:27 WIB

Selain sebagai Bumbu dan Obat Tradisional, Ini 3 Manfaat Lain Akar Jahe

Selain sebagai Bumbu dan Obat Tradisional, Ini 3 Manfaat Lain Akar Jahe

Your Say | Minggu, 05 November 2023 | 08:57 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB