Inilah Tanda-tanda Bahaya Kehamilan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 22 Desember 2014 | 18:35 WIB
Inilah Tanda-tanda Bahaya Kehamilan
Perempuan hamil (shutterstock)

Suara.com - Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia disebabkan oleh banyak hal. Salah satu kendala utama lambatnya penurunan AKI di Indonesia, karena rendahnya pengetahuan ibu hamil (bumil) mengenai tanda-tanda bahaya saat kehamilan.

Direktur Bina Kesehatan Ibu, Kementerian Kesehatan RI, Gita Maya Koemara Sakti mengatakan, rendahnya kesadaran ibu hamil terkait tanda bahaya ini bisa menyebabkan gangguan pada proses kehamilan bahkan berisiko kematian bagi janin maupun si ibu.

“Seharusnya para ibu yang memutuskan untuk hamil memiliki persiapan terlebih dahulu baik mental maupun pengetahuan agar bisa bayi bisa lahir sehat dan ibu bisa selamat. Pengetahuan ini termasuk mengenali apa saja tanda bahaya saat proses kehamilan agar bisa langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Gita Maya di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Berikut adalah tanda-tanda bahaya saat masa kehamilan yang bisa memicu kematian seperti diungkapkan Gita Maya:

1. Perdarahan
Perdarahan yang terjadi saat hamil muda maupun hamil tua merupakan hal yang tidak normal dan harus dicurigai. Jika Anda mengalami gejala ini segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan tepat.

2. Bengkak
Kram dan kaki bengkak menjadi keluhan yang sering dialami ibu hamil. Saat hamil ibu kerap mengalami pembengkakak di bagian kaki, tangan atau wajah karena terganggunya sirkulasi pembuluh darah serta meningkatnya tekanan pada kedua kaki akibat makin bertambahnya berat badan ibu. Jangan sepelekan gejala ini, segera bawa atau kunjungi petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Demam
Demam atau panas tinggi pada masa kehamilan dapat membahayakan kandungan Anda dan diri Anda. Lebih baik segera konsultasikan ke dokter juga mengalami gejala demam yang tak kunjung reda.

4. Air ketuban pecah sebelum waktunya
Air ketuban yang keluar sebelum waktunya menjadi momok bagi bumil. Saat hamil semakin besar, maka tentu harapan bumil untuk melahirkan normal pada waktunya semakin besar. Namun dalam menuju kehamilan cukup bulan, seringkali terjadi hal-hal yang
tidak diharapkan. Salah satunya adalah ketuban pecah sebelum waktunya. Untuk mendapatkan diagnosa tepat tentang masalah ketuban pecah sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kandungan.

5. Tidak adanya pergerakan bayi
Tidak dirasakannya pergerakan bayi dalam kandungan merupakan tanda yang tidak beres pada kehamilan Anda. Jangan tunggu hingga keadaan semakin memburuk. Segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.

6. Muntah dan Tidak Nafsu Makan
Masalah lain yang sering dialami ibu hamil adalah muntah dan tidak nafsu makan dalam waktu yang cukup lama. Tak hanya itu, ibu hamil yang mengalami tanda bahaya biasanya juga mengalami jantung berdebar, gatal pada area kemaluan, dan keluar keputihan.

Segera periksakan kondisi kehamilan Anda jika mengalami hal-hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanya 44 Persen Ibu Hamil yang Tahu Tanda Bahaya Kehamilan

Hanya 44 Persen Ibu Hamil yang Tahu Tanda Bahaya Kehamilan

Health | Senin, 22 Desember 2014 | 17:27 WIB

Sering Kram Saat Hamil? Ini Solusinya!

Sering Kram Saat Hamil? Ini Solusinya!

Health | Rabu, 22 Oktober 2014 | 10:47 WIB

Perdarahan, Penyebab Utama Tingginya Kematian Ibu

Perdarahan, Penyebab Utama Tingginya Kematian Ibu

Health | Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:00 WIB

IBI: Dua Ibu Melahirkan Meninggal Setiap Jam

IBI: Dua Ibu Melahirkan Meninggal Setiap Jam

Health | Kamis, 09 Oktober 2014 | 13:51 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB