Fakta Mengejutkan Tentang ASI (2)

Ririn Indriani

Selasa, 06 Januari 2015 | 19:00 WIB
Fakta Mengejutkan Tentang ASI (2)
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Menyusui terutama bagi ibu yang baru kali pertama memiliki momongan merupakan pengalaman berharga yang amat menakjubkan.

Ada banyak manfaat yang dirasakan baik oleh ibu maupun bayi selama menjalani masa-masa ini.

Namun, ada beberapa hal yang mungkin belum semua ibu ketahui fakta apa saja yang bakal dialaminya selama menyusui sang buah hati.

Berikut adalah lanjutan beberapa fakta mengejutkan mengenai air susu ibu (ASI), dari artikel sebelumnya:

7. Produksi ASI bisa berlebihan
Beberapa perempuan bisa memproduksi ASI secara berlebihan, bahkan bisa menyebabkan bayi tersedak karena produksi ASI yang deras. Bila Anda mengalami hal ini konsultasikan ke dokter tentang teknik yang dapat membantu memperlambat aliran.

8. Moody
Oksitosin, hormon yang mengkontraksi otot-otot di saluran susu membuat Anda merasa tenang dan santai bahkan mengantuk. Namun beberapa ibu menyusui dengan produksi ASI yang berlebih justru mengalami mual, lemah, berkeringat dan cemas.

9. Tidak perlu ekstra kalsium
Minum susu tidak akan membantu Anda memproduksi ASI, tapi menyusui dapat menyebabkan kepadatan tulang menurun. Tetapi, saat Anda berhenti menyusui, kepadatan tulang Anda akan terbentuk kembali. The National Academy of Sciences merekomendasikan ibu menyusui mendapatkan 1.000 miligram kalsium setiap hari dari susu, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. Selain itu, latihan angkat beban juga dapat mencegah osteoporosis.

10. Saat orgasme, payudara bisa bocor
Hormon oksitosin akan dilepaskan saat Anda orgasme. Hal ini bisa menyebabkan kebocoran sehingga tetap disarankan memakai bra, lengkap dengan bantalan payudara saat Anda berhubungan seks.

11. Makan lebih banyak, berat badan tetap turun
Ibu menyusui membutuhkan 300 dan 500 kalori ekstra per hari. Namun tidak perlu khawatir, karena porsi makan yang lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan kalori Anda. Bahkan, banyak studi yang menyebut bahwa menyusui membantu bobot ibu turun lebih cepat.

12. Periode menstruasi mungkin berhenti
Jika Anda menyusui secara eksklusif bahkan masih tetap memompa ASI, kemungkinan Anda tidak akan mengalami menstruasi. Beberapa perempuan akan kembali pada siklus menstruasi enam minggu setelah melahirkan, saat mulai menyapih atau berhenti menyusui sama sekali. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta Mengejutkan Tentang ASI (1)

Fakta Mengejutkan Tentang ASI (1)

Health | Senin, 05 Januari 2015 | 19:00 WIB

ASI  Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya

ASI Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya

Health | Kamis, 11 Desember 2014 | 10:15 WIB

Tak Ada Istilah Basi Untuk Air Susu Ibu

Tak Ada Istilah Basi Untuk Air Susu Ibu

Health | Sabtu, 18 Oktober 2014 | 15:17 WIB

Menyusui Malam Hari Bantu Tingkatkan Produksi ASI

Menyusui Malam Hari Bantu Tingkatkan Produksi ASI

Health | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 19:09 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×