Tinggal di Pegunungan Berisiko Kecil Terkena Kanker Paru

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 15 Januari 2015 | 18:37 WIB
Tinggal di Pegunungan Berisiko Kecil Terkena Kanker Paru
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa orang yang tinggal di dataran yang lebih tinggi cenderung lebih sehat dan berisiko kecil menderita kanker paru-paru ketimbang mereka yang tinggal di dataran rendah.

Tempat seperti pegunungan memang memiliki kesejukan udara yang melegakan pernapasan, inilah yang mendasari hasil penelitian ini .

Menurut peneliti tingkat oksigen yang dihasilkan di dataran tinggi lebih baik dan lebih proposional untuk paru-paru. Selain kemungkinan menderita kanker paru-paru yang lebih kecil, peneliti juga mendapati adanya tren yang sama untuk kanker non-pernapasan lainnya. Hal ini menunjukan bahwa paparan karsinogen terjadi melalui pernapasan.

"Temuan ini penting untuk kehidupan manusia, bagaimana jumlah oksigen yang dihirup mempengaruhi risiko kanker," ujar peneliti.

Menurut Kamen Simeonov dari Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania, oksigen di atmosfer berperan penting bagaimana kanker bisa terjadi pada sebagian orang.

"Oksigen sangat reaktif, dan sangat cepat dikonsumsi oleh sel-sel tubuh kita, sehingga menghasilkan spesies oksigen reaktif (ROS) yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan mutasi," tambah peneliti.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melakukan analisis risiko kanker pada daerah dataran tinggi seperti di Amerika Bagian Barat yang ternyata mengalami penurunan signifikan untuk kasus kanker di banding daerah lainnya yang lebih rendah.

Efeknya dramatis dengan insiden penurunan sebesar 7.23 kasus per 100.000 orang untuk setiap kenaikan 3.281 kaki di dataran tinggi, setara dengan 13 persen dari rata-rata kejadian kanker paru-paru yakni 56,8 kasus per 100.000 orang. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan Steak Berlebihan Bisa Memicu Kanker

Makan Steak Berlebihan Bisa Memicu Kanker

Health | Selasa, 13 Januari 2015 | 12:46 WIB

Awas! 2 Penyakit Ini Intai Pekerja Malam

Awas! 2 Penyakit Ini Intai Pekerja Malam

Health | Rabu, 07 Januari 2015 | 20:00 WIB

Sel Darah Putih Mampu Atasi Kebotakan

Sel Darah Putih Mampu Atasi Kebotakan

Health | Senin, 05 Januari 2015 | 13:30 WIB

Perempuan dengan Kondisi Ini Berisiko Kanker Payudara

Perempuan dengan Kondisi Ini Berisiko Kanker Payudara

Health | Sabtu, 03 Januari 2015 | 13:39 WIB

Terkini

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB