Bali Belum Punya Laboratorium untuk Uji Bakteri Buah dan Sayur

Doddy Rosadi

Sabtu, 31 Januari 2015 | 09:44 WIB
Bali Belum Punya Laboratorium untuk Uji Bakteri Buah dan Sayur
Ilustrasi: Pekerja merapikan buah apel di salah satu toko buah di Jakarta, Kamis (22/1). (Antara)

Suara.com - Pemerintah Provinsi Bali belum memiliki laboratorium untuk menguji bakteri atau mikro organisme yang terdapat dalam buah dan sayur berkaitan dengan adanya dugaan bakteri "Listeria Monocytogenes" pada apel impor dari Amerika Serikat.

"Kami memiliki laboratorium tetapi belum mampu mendeteksi mikro organisme buah dan sayur. Yang ada saat ini baru sebatas mendeteksi residu pestisida dan kandungan logam berat," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuwardana di Denpasar, Sabtu, (31/1/2015).

Sehingga terkait dengan adanya dua jenis apel impor dari Amerika Serikat yang diduga terkontaminasi bakteri, pihaknya telah mengambil sampel dari beberapa toko buah, pasar swalayan dan pasar tradisional yang dikirim ke sebuah laboratorium swasta di Surabaya.

Sampel apel jenis Granny Smith dan Gala itu telah dikirim ke Surabaya pada Senin (26/1/2015) namun hingga saat ini belum turun hasil uji laboratoriumnya.

"Apapun itu hasilnya karena secara nasional sudah diminta ditarik dari peredaran, kami imbau masyarakat untuk tidak mengonsumsinya," imbuhnya.

Pihak terkait, lanjut dia, kini intensif melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah sentra perdagangan buah seperti toko buah modern, pasar tradisional, dan pasar swalayan untuk mengawasi adanya jenis apel yang diduga mengandung bakteri tersebut.

Apel impor dari Amerika Serikat itu berasal dari pengepakan Bidart Bros, California, yang keduanya berwarna merah dan hijau.

Informasi dari laman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bakteri "Listeria Monocytogenes" adalah bakteri patogen yang dapat menyebabkan keracunan dengan gejala yang timbul dapat berupa gangguan pencernaan seperti mual, muntah, nyeri disertai demam.

Gejala itu dapat berlanjut menjadi lebih serius pada pasien yang memiliki daya tahan tubuh rendah, pasien lanjut usia serta dapat menyebabkan keguguran janin pada wanita hamil. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Lebih Dekat Bakteri Listeria (3)

Mengenal Lebih Dekat Bakteri Listeria (3)

Health | Jum'at, 30 Januari 2015 | 13:30 WIB

Mengenal Lebih Dekat Bakteri Listeria (2)

Mengenal Lebih Dekat Bakteri Listeria (2)

Health | Kamis, 29 Januari 2015 | 14:53 WIB

Waspadai Apel Impor yang Tercemar Bakteri Berbahaya

Waspadai Apel Impor yang Tercemar Bakteri Berbahaya

Health | Senin, 26 Januari 2015 | 18:36 WIB

Terkini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:45 WIB

7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB

KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video

2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Raline Shah Resmi Mundur Sebagai Stafsus Menkomdigi Era Prabowo Subianto

Raline Shah Resmi Mundur Sebagai Stafsus Menkomdigi Era Prabowo Subianto

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Tarif Kamar Hotel Tempat Gubernur Rudy Masud Sarapan, Tembus Rp43 Juta per Malam

Tarif Kamar Hotel Tempat Gubernur Rudy Masud Sarapan, Tembus Rp43 Juta per Malam

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×