Kemenkes Gelar Tes Kanker Serviks Gratis

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 04 Februari 2015 | 18:17 WIB
Kemenkes Gelar Tes Kanker Serviks Gratis
Memperingati Hari Kanker Sedunia Kemenkes menggelar tes IVA gratis di Poliklinik Kemenkes, Jakarta, Rabu (4/2/2015). (Foto: suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap 4 Februari, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)  gratis untuk para pegawainya. IVA merupakan salah satu cara untuk mendeteksi dini penyakit kanker serviks atau kanker mulut rahim.

Menurut salah satu pasien yang ditemui suara.com, Ambarwati, tes IVA ini tidak membutuhkan waktu yang lama dan tidak menimbulkan rasa sakit seperti yang dibayangkan banyak orang.

“Tidak sakit dan cuma sebentar. Saya baru pertama kali tes ini setelah menikah 10 tahun lalu,” katanya usai menjalani tes IVA di Poliklinik Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

Ambar mengaku selama 10 tahun pernikahannya, ia tak pernah mengeluhkan sakit seperti gejala kanker serviks yang kini banyak disebarluaskan. Namun, setelah menjalani tes IVA, dokter mengatakan kepadanya bahwa terdapat bulatan kecil seperti jerawat di area genitalnya. Untuk menghilangkannya, ia diberi obat oral yang diresepkan kepadanya.

“Baru sekali tes IVA, tapi sekali periksa ternyata ada jerawat seperti benjolan kecil yang harus segera dibersihkan. Kalau tidak dibersihkan khawatir akan berkembang menjadi kanker,” lanjutnya.

Tes IVA hanya membutuhkan waktu sekitar tiga sampai delapan menit. Dokter akan meneteskan asam astetat ke leher rahim dengan tujuan mengetes adakah perubahan warna yang menunjukkan ada tidaknya masalah pada leher rahim.

“Kalau tidak ada perubahan warna berarti normal, leher rahimnya terbebas dari gejala kanker serviks. Tapi kalau berubah menjadi warna putih, berarti ada kelainan," terang dr. Wini Hanafi yang berpraktik di RSCM ini.

Pada pemeriksaan gratis Tes IVA ini, ada sekitar 400 pegawai Kemenkes yang tergerak untuk memeriksakan kesehatan leher rahimnya. Hingga pukul 1 siang tadi, terlihat antrean pegawai Kemenkes yang menjalani tes IVA. Menurut salah satu staf RSCM, Ericko Ekaputra, dokter yang melayani pemeriksaan IVA gratis ini berjumlah delapan orang.

Menurut Prof. DR. dr. Andrijono, SpOG (K) Onk, sebaiknya tes IVA rutin dilakukan minimal sekali dalam setahun bagi wanita yang sudah menikah sebagai deteksi dini untuk kasus kanker serviks. Sedangkan untuk usia 9-13 tahun, tindakan pencegahan bisa melalui vaksinasi.

"Jika pada anak-anak di bawah usia 9-13 tahun sebaiknya diberi vaksinasi karena imun sistem di usia tersebut paling bagus sehingga bisa melindungi diri dari risiko kanker hingga 10 tahun mendatang.

Tes IVA cukup murah jika dibanding sejumlah tes lain untuk deteksi kanker yakni hanya Rp25.000 dan tata laksananya bisa dilakukan di puskesmas. Bagi pemegang kartu asuransi BPJS Kesehatan, pelayanan yang tergolong tindakan pencegahan ini juga ditanggung sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:31 WIB

Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker

Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker

Opini | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:05 WIB

Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an

Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:00 WIB

Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks

Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:37 WIB

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!

Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:05 WIB

×