Melamun Saat Stres, Ini Risikonya

Ririn Indriani Suara.Com
Selasa, 24 Februari 2015 | 10:27 WIB
Melamun Saat Stres, Ini Risikonya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Anda yang senang melamun saat mengalami stres harus segera menghentikan kebiasaan ini.

Pasalnya, sebuah studi terkini menunjukkan, melamun sambil berpikir masalah itu bisa selesai dengan sendirinya justru dapat membuat perasaan Anda merasa lebih buruk di hari berikutnya.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti mengamati 43 orang dewasa yang kebanyakan perempuan, berusia 60 dan 96 tahun.

Mereka lalu meminta para partisipan ini mengisi catatan harian selama sembilan hari. Catatan ini memuat riwayat perasaan, kesehatan fisik, stres yang mereka prediksi di masa depan dan bagaimana cara mereka bersiap menghadapinya.

Para peneliti lalu mengkategorikan penyelesaian masalah dalam empat mekanisme koping yakni, aktif berpikir mengapa masalah terjadi, berpikir langkah-langkah yang dibutuhkan sebagai solusi masalah, diam saja, serta melamun sambil berpikir masalah akan selesai sendirinya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku orang-orang mengatasi stres berubah tergantung konteks stres yang dihadapinya.

"Temuan ini memberi tahu kita bahwa satu orang bisa menggunakan beberapa mekanisme koping dari waktu ke waktu," kata asisten profesor psikologi dari North Carolina State University, Shevaun Neupert.

Hal yang tak kalah penting dari hasil penelitian tersebut menunjukkan, partisipan yang melamun dan diam saat mengalami stres, berada dalam kondisi perasaan yang lebih buruk.

Tak hanya itu, mereka juga dilaporkan mengalami masalah kesehatan yang lebih banyak keesokan harinya.

Sementara itu, orang yang berpikir mengapa stres terjadi dan mencari solusi atas masalah, tampaknya tidak berpengaruh pada kesejahteraan mental dan fisik di hari berikutnya.

Hasil studi ini, kata para peneliti, merupakan temuan awal yang mengisyaratkan penelitian lebih lanjut untuk menemukan strategi yang lebih baik dalam menghadapi masalah.

"Semakin kita mengerti apa yang sebenarnya terjadi, maka kita akan lebih baik membantu orang menangani stres yang muncul dalam hidup mereka," tutup Neupert. (LiveScience)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI