Menkes: Jangan Berobat ke Malaysia

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 15 April 2015 | 16:23 WIB
Menkes: Jangan Berobat ke Malaysia
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek (Foto: Antara/ Andika Wahyu)

Suara.com - Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek menghimbau agar warga yang tinggal di kawasan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, mulai mempercayai mutu pelayanan kesehatan di dalam negeri.

Hal tersebut dikatakan Menkes saat mengunjungi sejumlah fasilitas kesehatan di Kecamatan Badau dan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (15/42015). Dua kecamatan itu terletak di daerah perbatasan Indonesia - Malaysia di Provinsi Kalimantan Barat.

"Kami imbau agar masyarakat jangan lagi ke Malaysia. Dokter disini sudah pandai," ujar Nila.

Anggota kabinet kerja pimpinan Jokowi ini mengaku, ada kekosongan di bidang pelayanan kesehatan tertentu di perbatasan, demikian pula peralatan medis yang masih terbatas.

"Dari itu di perbatasan kami mau menguatkan kesehatan primer. Tentu kita bisa bayangkan jarak yang jauh ke perbatasan. Kita upayakan pelayan puskesmas dan pustu serta posyandu akan membantu masyarakat," kata Nila.

Sementara itu, masyarakat desa Badau, Kecamatan Badau, Abang Rahmat Saleh mengharapkan Menkes bisa merealisasikan peningkatan kapasitas di RSB Badau.

"Kita minta puskesmas dan RSB dilengkapi dari Kementerian Kesehatan. Jadi kalau disini lengkap kami tidak berobat ke seberang. Kami juga minta ada dokter yang menetap di perbatasan," pintanya.

Menurut Abang, pelayanan di RSB telah baik. Namun dalam penanganan penyakit tertentu masih belum bisa, sebab belum tersedianya alat medis yang memadai.

"Sekarang ini RSB memang lebih membantu masyarkat. Kalau dulu kami cuma ada puskesmas. Kita tahu walau pun dokter itu pintar, tapai kalau tidak ada alat dan obat mereka tidak bisa berbuat apa-apa," kata Abang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati Tujuh Penyakit di Musim Hujan

Hati-hati Tujuh Penyakit di Musim Hujan

Health | Selasa, 25 November 2014 | 07:57 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB