Tujuh Makanan Wajib Untuk Pertumbuhan Anak

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 19 April 2015 | 06:46 WIB
Tujuh Makanan  Wajib Untuk Pertumbuhan Anak
Ilustrasi anak-anak dengan makanan sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Siapa sih yang tak ingin anaknya tumbuh sehat dan cerdas? Nah, asupan nutrisi yang didapat dari makanan dan minuman bergizi merupakan salah satu cara untuk membuat tumbuh kembang anak semakin optimal.

Beberapa jenis bahan berikut bisa menjadi pilihan Anda menyajikan menu makanan yang sehat untuk anak-anak Anda.

1. Oatmeal
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang rutin mengonsumsi oatmeal mampu berkonsentrasi lebih baik dan efeknya sang anak dapat fokus saat menerima pelajaran di sekolah. Selain itu oatmeal juga merupakan makanan dengan kandungan serat yang tinggi sehingga mudah dicerna dan tentunya memberikan energi lebih pada anak-anak.

2. Bayam
Bayam merupakan sumber zat besi, kalsium, asam folat, vitamin A dan C. Semua nutrisi tersebut bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan otak anak. Bayam juga memiliki rasa yang nikmat dan dapat disajikan dengan mudah.

3. Ubi jalar
Ubi disebut sebagai sumber nutrisi karena mengandung kalium, vitamin C, serat, folat, vitamin A, kalsium dan zat besi. Anda dapat mengganti kentang dengan ubi jalar di beberapa menu masakan. Cukup ditumbuk, panggang atau dibuat menjadi casserole, makanan akan jadi lebih enak dan sehat!

4. Berries
Buah seperti bluberi, stroberi dan raspberi mengandung potasium, vitamin C, serat, karbohidrat dan antioksidan yang tinggi. Selain itu, buah-buahan itu juga mengandung sangat sedikit lemak dan kolesterol. Karena buah ini cukup manis, sudah tentu anak Anda akan menyukai rasanya. Tambahkan berry pada oatmeal, yogurt dan sereal gandum untuk memberikan tendangan vitamin tambahan di setiap suapan.

5. Telur
Kandungan protein yang tinggi dalam telur membuat makanan ini menjadi salah satu makanan wajib untuk anak. Selain protein, telur juga kaya akan vitamin, mineral yang diperlukan oleh tubuh dan mengandung kolin sebagai nutrisi yang penting untuk perkembangan otak anak-anak.

6. Yogurt
Kaya akan kalsium dan sumber protein yang baik, yoghurt membantu membangun tulang dan gigi agar selalu kuat. Minuman ini juga dapat membantu memperlancar pencernaan dan memerangi bakteri jahat dalam usus. Menambahkan buah pada setiap tegukan yogurt merupakan pilihan yang tepat.

7. Basil
Basil mengandung antioksidan, vitamin A, C, dan K serta zat besi, kalium, dan kalsium yang dapat membantu meningkatkan pencernaan. Mungkin beberapa anak-anak tidak suka basil jika dimakan langsung  begitu saja. Coba campur dalam hidangan pasta Anda, dengan begitu anak dapat melahap makanan yang enak dan bernutrisi tinggi. (Times of India)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Wahana Baru di "Kidzania"

Ini Dia Wahana Baru di "Kidzania"

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2015 | 14:43 WIB

Cara Efektif Menjauhkan si Kecil Dari Televisi

Cara Efektif Menjauhkan si Kecil Dari Televisi

Lifestyle | Selasa, 06 Mei 2014 | 13:52 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB