Peneliti Ungkap Manfaat Lain Vaksinasi Campak

Ririn Indriani

Jum'at, 08 Mei 2015 | 09:00 WIB
Peneliti Ungkap Manfaat Lain Vaksinasi Campak
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Vaksinasi terhadap campak bukan hanya melindungi anak-anak dari penyakit yang sangat menular itu, tapi juga mencegah penyakit menular lain, demikian hasil satu studi yang disiarkan pada Kamis (7/5/2015).

Vaksinasi tersebut membantu menjelaskan mengapa pelaksanaan vaksinasi campak mencegah lebih banyak kematian dibandingkan dengan apa yang diperkirakan beberapa dasawarsa lalu.

Alasannya ialah campak mungkin membuat lemah sistem kekebalan tubuh anak-anak selama dua sampai tiga tahun, dan bukan cuma beberapa pekan atau bulan, sebagaimana diperkirakan sebelumnya, kata studi itu -- yang disiarkan di jurnal AS, Science.

"Dokumen ini menunjukkan penindasan kekebalan tubuh berlangsung jauh lebih lama dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya," kata penulis studi tersebut C. Jessica Metcalf, Asisten Profesor Ekologi dan Biologi Evolusioner dan Urusan Masyarakat di Princeton University di dalam satu pernyataan.

"Jika orang terserang campak, tiga tahun berlalu, orang itu bisa meninggal akibat sesuatu yang takkan membuat orang meninggal, kalau saja orang itu tak pernah terserang campak," kata Metcalf, seperti dilansir Xinhua.

Vaksinasi campak diperkenalkan 50 tahun lalu dan diikuti oleh 30 sampai 50 persen berkurangnya angka kematian anak di negara yang miskin sumber daya dan sampai 90 persen pengurangan di kalangan penduduk paling miskin.

"Manfaat yang terlihat tak bisa dijelaskan dengan pencegahan penularan campak primer saja, dan itu semua tetap menjadi misteri utama," kata dokumen tersebut.

Di dalam studi baru itu, Metcalf dan rekannya menganalisis data dari sebelum dan setelah vaksinasi campak dimulai di Inggris, Amerika Serikat dan Denmark, tiga negara dengan variabel penting yang diperlukan untuk analisis tersebut.

Hasilnya menunjukkan campak mungkin menyebabkan sejenis "amnesia kekebalan"; sebagian sel memori penting yang melindungi tubuh dari penyakit menular rusak, sehingga sistem kekebalan lupa cara memerangi sangat banyak bakteri penyerbu.

Kerentanan itu sebelumnya diduga berlangsung satu atau dua bulan, tapi studi baru tersebut mengungkapkan kerusakan kekebalan tubuh akibat campak sesungguhnya tetap ada selama sekitar 28 bulan.

Selama masa itu, orang yang telah memerangi virus campak rentan terhadap penularan patogen oportunis, dan menunjukkan korelasi sangat kuat antara serangan campak dan kematian akibat penyakit lain.

Itu sebabnya mengapa campak vaksinasi campak sangat penting. "Temuan kami menunjukkan vaksinasi campak memiliki manfaat yang jauh dari sekadar melindungi orang dari campak saja," kata penulis utama studi tersebut Michael Mina, mahasiswa medis di Emory University yang mengerjakan studi itu sebagai peneliti pasca-doktoral di Princeton. "Itu adalah campur-tangan paling hemat bagi kesehatan global." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vaksin Malaria Pertama Dirilis Oktober Ini

Vaksin Malaria Pertama Dirilis Oktober Ini

Health | Rabu, 29 April 2015 | 20:23 WIB

Halal-Haram Vaksin Masih Jadi Kontroversi

Halal-Haram Vaksin Masih Jadi Kontroversi

Health | Sabtu, 25 April 2015 | 08:09 WIB

Lupa Imunisasi, Anak Bisa Diberikan Vaksin

Lupa Imunisasi, Anak Bisa Diberikan Vaksin

Health | Jum'at, 24 April 2015 | 15:17 WIB

Ini Bahayanya Bila Abaikan Imunisasi Campak

Ini Bahayanya Bila Abaikan Imunisasi Campak

Health | Kamis, 23 April 2015 | 17:05 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×