Keajaiban Sentuhan Saat Memijat Bayi

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2015 | 17:06 WIB
Keajaiban Sentuhan Saat Memijat Bayi
Ilustrasi pijat bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Pijat pada bayi oleh orang tua masih jarang dilakukan. Sebagian besar orang tua merasa takut bahwa sang buah hati akan merasa kesakitan jika teknik pemijatan salah dilakukan.

Menurut Konselor Pijat Bayi, Hesti Kristina P. Tobing, saat memijat bayi sebenarnya orang tua tak perlu khawatir dengan teknik pemijatan. Pada dasarnya yang paling utama dari memijat adalah sentuhan yang menciptakan ikatan antara orang tua dan buah hati.

"Pijat bayi pada dasarnya merupakan keajaiban sentuhan. Bagaimana skin to skin antara ibu atau ayah ke bayinya memberi manfaat bagi tumbuh kembang sang buah hati," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut, Hesti menambahkan bahwa pijat bayi juga membuat bayi lebih rileks. Durasi memijat pun sebaiknya disesuaikan dengan kondisi sang bayi. Jika anak telah merasa rileks dan terlelap, sebaiknya pijat dihentikan.

"Kapanpun pijat boleh dilakukan. Minimal dua kali sehari, yang terpenting dari pijat ini bukan tekniknya tapi bagaimana orang tua memberikan stimulasinya melalui sentuhan, suara, mimik wajah yang membuat anak ceria dan tenang," imbuh Hesti.

Mengingat manfaatnya yang begitu besar bagi tumbuh kembang bayi, pijat bisa diberikan orang tua saat bayi baru lahir. Justru di momen-momen seperti inilah, ikatan antara ibu atau ayah dengan bayi tercipta secara alami dan lebih kuat.

"Ketika memijat orangtua bisa menatap langsung sang anak, memasang mimik yang bahagia. Ajak anak berkomunikasi melalui tatapan mata, ini bisa membentuk ikatan yang kuat antara orang tua dan buah hatinya," terang Hesti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Manfaat Pijat Buat Tumbuh Kembang Bayi

Ini Manfaat Pijat Buat Tumbuh Kembang Bayi

Health | Minggu, 10 Mei 2015 | 14:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB