Selamatkan si Kecil Dari Thalassaemia

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Sabtu, 20 Juni 2015 | 08:47 WIB
Selamatkan si Kecil Dari Thalassaemia
Ilustrasi transfusi darah. (shutterstock)

Suara.com - Thalassaemia adalah penyakit kelainan sel darah merah yang disebabkan berkurang atau tidak dibentuknya bahan pembentuk hemoglobin, yang berakibat sel darah merah mudah pecah.

Penyakit ini diturunkan dari kedua orangtua dan bukanlah penyakit menular. Secara klinis, menurut Djumhana Atmakusuma, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RSCM, Thalassaemia dibagi menjadi tiga, yakni Thalassaemia minor di mana tidak bergejala, tidak membutuhkan transfusi darah, dan hidup seperti orang normal.

Sementara yang kedua adalah Thalassaemia intermedia, di mana memiliki gejala ringan dan membutuhkan transfusi darah, namun tidak rutin. Sedangkan yang terakhir adalah Thalassaemia mayor di mana secara kasat mata anak-anak dengan Thalassaemia mayor akan tampak pucat, lesu, kuning, kadang disertai perut yang membesar.

"Yang kelihatan itu Thalassaemia mayor, selain pucat, penyandang Thalassaemia itu pertumbuhannya terganggu, pendek, muka dan beberapa bagian tubuhnya hitam, bentuk mukanya nggak simetris," jelasnya dalam acara bincang-bincang "SEHATi Bicara Thalassaemia: Kenali dengan Diagnosa Dini untuk Cegah Komplikasi dan Bahaya lain" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Djumhana menambahkan, selain gejala di atas, thalassaemia biasanya juga disertai dengan perut yang membesar. Hal ini terjadi, kata dia, karena untuk memenuhi kebutuhan sel darah merah yang kurang, organ-organ tubuh harus bekerja lebih lebih keras sehingga terjadi pembesaran hati dan limpa.

"Bayi dengan Thalassaemia mayor itu normal saat baru dilahirkan. Nah antara usia tiga hingga 18 bulan biasanya Hbnya rendah sekitar 6-7, pucat. Ini perlu dilakukan skrining. Kalau positif Thalassaemia mayor, kedua orangtuanya dipastikan menderita Thalassaemia minor," jelasnya.

Apabila tidak segera diberi perawatan dengan benar, anak dengan Thalassaemia mayor, kata dia, biasanya akan hidup hanya antara satu sampai delapan tahun.

Namun jika telah dilakukan transfusi darah sejak dinyatakan positif, penyandang Thalassaemia mayor akan bertahan hingga 20-25 tahun.

Hingga saat ini, Thalassaemia mayor belum dapat disembuhkan. Pengobatan satu-satunya dengan melakukan transfusi darah rutin, rata-rata sebulan sekali, untuk seumur hidupnya disertai dengan obat-obatan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×