Ini Penyebab Mata Merah Usai Berenang

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 29 Juni 2015 | 13:38 WIB
Ini Penyebab Mata Merah Usai Berenang
Ilustrasi berenang. (Shutterstock)

Suara.com - Usai berenang biasanya mata akan berubah menjadi kemerahan. Selama ini kandungan kaporit dalam air kolam renang sering disebut-sebut sebagai penyebab mata merah.

Namun ternyata, anggapan ini tak sepenuhnya benar. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dari Amerika Serikat baru-baru ini merilis pernyataan bahwa urine dan keringat menjadi penyebab mata merah saat berenang.

Kandungan urine dan keringat akan membentuk senyawa dengan klorin dalam air kolam renang sehingga bisa mengiritasi mata.

"Untuk menjernihkan air memang diperlukan tambahan kaporit, sayangnya hal itu tak akan bekerja optimal jika air juga terkontaminasi dengan kandungan lain," kata dr. Michael J Beach dari CDC Amerika Serikat.

Ia pun menganjurkan agar para pengguna kolam renang untuk senantiasa menjaga kebersihan kolam renang agar terhindar dari efek buruk kontaminasi senyawa tersebut.

"Sebaiknya perenang tidak membuang air dan bakteri tubuh di kolam. Mandilah dulu sebelum berenang dan jangan paksakan renang jika sedang diare. Usahakan agar tidak menelan air kolam saat berenang," imbuh Michael.

Air kolam renang yang terkontaminasi urin, keringat dan bercampur dengan klorin tak hanya menyebabkan mata memerah tapi juga bisa memicu diare dari bakteri Cryptosporidium. Pasalnya dalam satu kolam renang terdapat berbagai orang yang bisa saja membawa bakteri tertentu pada tubuhnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agar Berenang Tak Merusak Rambut dan Kulit

Agar Berenang Tak Merusak Rambut dan Kulit

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2015 | 15:57 WIB

Cara Sederhana Melindungi Kulit dan Rambut dari Klorin

Cara Sederhana Melindungi Kulit dan Rambut dari Klorin

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2015 | 06:11 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB