Hindari Ini Agar Anda Terhindar dari Migrain

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 14 September 2015 | 20:11 WIB
Hindari Ini Agar Anda Terhindar dari Migrain
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sering mengalami migrain tentu amat mengganggu. Salah satu jenis sakit kepala ini termasuk keluhan yang diderita banyak orang.

Bila Anda sering mengalami migrain, ada beberapa hal yang perlu dihindari agar keluhan tersebut tidak gampang kambuh.

Apa saja? Berikut penjelasannya seperti dilansir Boldsky.

1. Pola makan tidak teratur
Pola makan yang teratur bisa menghindarkan Anda dari migrain. Sebaliknya, melewatkan waktu makan dapat menurunkan kadar darah. Hal itu bisa memicu serangan migrain.

2. Terlalu lama tidur
Terlalu lama tidur dapat mengganggu ritme sirkadian dan dapat memicu serangan migrain. Jadi, jangan tidur terlalu lama, terutama pada akhir pekan.

3. Stres
Penelitian menunjukkan bahwa stres dapat menyebabkan migrain. Ini dikarenakan hormon kortisol sebagai pemicu migrain.

4. Tidak melakukan pemanasan saat latihan fisik
Sebelum memulai latihan fisik, pastikan Anda sudah melakukan pemanasan. Jika tidak makan bisa memicu migrain.

5. Daging olahan
Makan daging olahan dapat memicu migrain. Hal itu karena daging olahan mengandung nitrat yang bisa melebarkan pembuluh darah. Sebaliknya, pilihlah makanan segar yang baik untuk kesehatan Anda.

6. Dehidrasi
Dehidrasi juga dapat memicu migrain. Jadi, pastikan bahwa Anda selalu memenuhi kebutuhan cairan di tubuh Anda. Anda bisa memperolehnya cairan bisa dari buah, sayuran, air dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bedanya Sakit Kepala Biasa dengan Gejala Stroke

Ini Bedanya Sakit Kepala Biasa dengan Gejala Stroke

Health | Kamis, 09 April 2015 | 17:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB