Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berhenti Makan Daging

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 07:13 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berhenti Makan Daging
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Telah banyak penelitian yang menunjukkan sering mengonsumsi daging, terutama daging merah bisa memicu berbagai keluhan seperti obesitas, kolesterol, tekanan darah tinggi hingga kanker.

Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pakar kesehatan menyarankan untuk membatasi konsumsi daging. Bahkan ada pula yang memutuskan untuk berhenti makan daging.

Bila Anda ingin berhenti makan daging alias vegetarian, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu apa yang terjadi dalam tubuh bila sama sekali tak mendapat asupan daging.

1. Kehilangan berat badan
Sebuah penelitian yang datang dari George Washington University School of Medicine di Washington, DC menemukan bahwa hanya mengonsumsi sayuran membuat tubuh menjadi lebih ringan meskipun seseorang tidak bertujuan untuk menurunkan berat badannya. Mereka mempromosikan menjadi vegetarian adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit.

2. Bakteri sehat dalam tubuh
Tubuh kamu memiliki enzim pencernaan yang menangani protein dalam daging dan tumbuhan. Semua karbohidrat dari tumbuhan dan makanan nabati lainnya dapat mengubah profil bakteri dalam usus. Hasil penelitian yang dilakukan oleh University of California menunjukkan bahwa karbohidrat dapat meningkatkan populasi bakteri sehat dalam usus.

3. Terhindar dari penyakit jantung
Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 76.000 pria dan wanita membandingkan efek vegetarian dan yang non-vegetarian dengan gaya hidup yang sama. Hasilnya menunjukkan kematian akibat penyakit jantung iskemik menurun sekitar 24 persen pada vegetarian. Penyakit jantung iskemik adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyempitan atau penutupan arteri koroner yang parah.

4. Tidak peka pada rasa makanan
Sebuah studi yang dilakukan Institute of Health Bioscience di University of Tokushima, Jepang menemukan bahwa kekurangan seng merupakan faktor utama yang menyebabkan kepekaan seseorang menurun pada rasa. Kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu mengandung seng. Tetapi, asam fitat yang terdapat dalam gandum utuh, biji-bijian, kacang-kacangan dan polong-polongan dapat mengganggu penyerapan seng. Akibatnya, vegetarian mungkin memerlukan sekitar 50% seng dari daging untuk memenuhi kebutuhan seng tubuh. (Prevention)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Saatnya Menggeser Daging Merah dari Meja Makan?

Ini Saatnya Menggeser Daging Merah dari Meja Makan?

Lifestyle | Jum'at, 27 November 2015 | 13:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB