Bentuk Bokong Tunjukkan Kondisi Kesehatan Anda

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 24 Desember 2015 | 18:32 WIB
Bentuk Bokong Tunjukkan Kondisi Kesehatan Anda
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Baik laki-laki dan perempuan memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda, begitu juga dengan bentuk bokong (pantat). Berdasarkan hal tersebut, penelitian terbaru menyatakan bahwa bentuk pantat tersebut dapat memberikan gejala atau tanda pada kesehatan seseorang.

Hal ini cukup mengejutkan, karena selama ini belum ada yang berpikir bahwa pantat mempengaruhi kesehatan.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang pantat, dan agar Anda mengetahui apa saja masalah kesehatan yang dapat terjadi.

1. Masalah Punggung
Jika Anda merasa pantat Anda terlihat kendur, itu adalah indikasi otot inti dalam lemah, terutama otot punggung yang dalam yang disebut multifidi. Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan permasalahan punggung Anda.

2. Masalah Kaki
Jika pinggul atau pantat Anda sedikit merasa berat dan kaku, itu merupakan indikasi bahwa masalah terletak pada kaki Anda. Para ahli mengatakan, hubungan kaki dan pinggul (pantat) memang sangat berkaitan erat.

3. Folikulitis
Folikulitis adalah masalah umum yang dihadapi oleh laki-laki dan perempuan. Folikulitis di pantat memberitahu Anda jika deterjen dan celana yang Anda kenakan baik atau tidak. Munculnya folikulitis juga bisa berarti bahwa kulit Anda berminyak dan pori-pori yang tersumbat. Cegah secepatnya sebelum terjadi infeksi.

BACA JUGA: 

Ahmad Dhani Beberkan Isi SMS Sadis saat Ceraikan Maia

4. Wasir
Apakah Anda tahu bahwa pantat Anda dapat memberikan tanda apakah Anda menderita wasir? Dalam banyak kasus, kondisi pantat ini dapat sering dipicu oleh sembelit dan mengejan selama buang air besar. Hal ini juga bisa menunjukkan kekurangan serat. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa asupan makanan yang sehat dan seimbang, terutama protein dan vitamin.

5. Jantung
Masalah ini kemungkinan besar terjadi pada perempuan. Bagi Anda yang memiliki tumpukan lemak yang berlebih pada daerah pantat, hal ini dapat mengindikasikan masalah seputar kardiovaskular. Salah satunya gangguan jantung.

6. Diabetes
Setelah seorang perempuan masuk pada tahap menopause, itu adalah masanya beberapa masalah kesehatan menumpuk, dan salah satunya adalah diabetes. Perlu dicatat bahwa setelah Anda mengalami perkembangan pada lemak perut sampai sekitaran pantat, disarankan untuk mendapatkan pemeriksaan diabetes untuk menyingkirkan kemungkinan yang lebih buruk.

7. Menurunkan kadar estrogen
Ketika pantat Anda berbentuk V menunjukkan tingkat estrogen rendah dalam tubuh. Untuk meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, kita harus mengkonsumai makanan seimbang. Seperti protein, mineral dan asam folat. (Boldsky)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Kisah Balita Selamatkan Ibunya yang Sedang Hamil

Perempuan Ini Mati Suri Saat Melahirkan

Ditanya Kasus PSK Artis, Zaskia Gotik: Saya Bisa Cari Duit

Puluhan Rumah Terbakar di Tebet, Dua Bangunan Ini Tetap Utuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Berbokong Besar Berpotensi Lahirkan Keturunan Cerdas

Perempuan Berbokong Besar Berpotensi Lahirkan Keturunan Cerdas

Lifestyle | Senin, 19 Januari 2015 | 06:15 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB