Lebih Dekat Tentang Sakit Kepala

Ririn Indriani

Selasa, 12 Januari 2016 | 18:57 WIB
Lebih Dekat Tentang Sakit Kepala
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat siang Dokter,
Salam kenal, Dok. Saya perempuan umur 24 tahun, belum menikah. Saya gampang kena migrain dan keluhan ini sudah berlangsung selama dua tahun. Tapi makin ke sini,  kalau kambuh, sakitnya sampai ke bola mata di bagian atas - belakang. Saat kambuh, mata saya sangat peka terhadap cahaya, jadi tidak boleh ada cahaya. Biasanya saya minum obat yang dijual umum kemudian tidur, dan besoknya saya akan merasa lebih baik. Apa penyebabnya ya, Dok? Ada kemungkinan terkena penyakit apa, Dok? Apakah saya harus scan kepala saya? Terima kasih, Dok.

Dessy

Jawab:

Selamat siang Saudari Dessy,
Sakit kepala merupakan hal yang sangat sering dialami oleh sebagian besar orang. Sakit kepala dapat terjadi secara tiba-tiba dan perlahan.

Jenis sakit kepala juga banyak dan sangat tergantung terhadap penyebabnya. Menurut penyebabnya, sakit kepala dapat dibagi dua, yaitu sakit kepala primer dan sekunder. Jika dilihat dari gejala yang ada, ada kemungkinan Anda mengalami:

1. Cluster headache
Gejala yang muncul biasanya adalah sakit kepala hebat di satu sisi kepala menjalar ke mata, wajah, leher, pundak, mata berair, mata kemerahan, hidung tersumbat, kulit pucat dan berkeringat, mata bengkak, dan kelopak mata terlihat turun. Gejala yang dialami juga dapat diserat dengan gejala migrain seperti mual, silau terhadap cahaya, dan sensitif terhadap suara.

2. Migrain (dengan atau tanda aura)
Aura merupakan gejala sistem saraf yang biasanya mengawali timbulnya migrain seperti tiba-tiba melihat cahaya silau, melihat berbagai bentuk aneh di mata, penglihatan menjadi buram, dan lain-lain.
Gejala aura ini biasanya muncul beberapa menit sebelum sakit kepala muncul dan dapat menetap 20-60 menit. Gejala yang umum dialami adalah merasakan sakit kepala di satu sisi atau kedua sisi kepala, nyeri kepala berdenyut, sangat sensitif terhadap cahaya, mual dan muntah, mata menjadi buram, badan terasa ringan hingga pingsan.

Jika Anda mengalami hal-hal tersebut, maka Anda dapat membeli obat pereda nyeri yang dijual di pasaran seperti parasetamol atau asam mefenamat sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan obat. Namun jika nyeri kepala yang Anda alami tidak membaik sama sekali dengan pengobatan biasa, sebaiknya mengunjungi dokter sehingga dapat dilakukan pemeriksaan yang spesifik dan mendukung kepada diagnosis sakit kepala Anda.

Pemeriksaan yang mungkin dilakukan seperti tes darah, CT Scan, MRI dan EEG (rekam otak). Jika sudah terdiagnosis maka dokter dapat memberikan tindakan yang tepat untuk sakit kepala yang Anda alami. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar terhindar dari sakit kepala adalah istirahat yang cukup minimal 8 jam dalam 1 hari, kurangi konsumsi kafein, stres, makan teratur, dan rutin olahraga

Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Penyebab Batuk Rejan dan Bagaimana Mengatasinya?

Apa Penyebab Batuk Rejan dan Bagaimana Mengatasinya?

Health | Selasa, 12 Januari 2016 | 13:59 WIB

Sakit Tengggorokan, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sakit Tengggorokan, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Health | Senin, 11 Januari 2016 | 19:05 WIB

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kehamilan Ektopik

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kehamilan Ektopik

Health | Senin, 11 Januari 2016 | 14:10 WIB

Tips Atasi Batuk Pilek Saat Hamil Muda

Tips Atasi Batuk Pilek Saat Hamil Muda

Health | Jum'at, 08 Januari 2016 | 13:20 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB