Sering Makan Kentang Tak Baik Untuk Perempuan?

Ririn Indriani

Kamis, 14 Januari 2016 | 07:52 WIB
Sering Makan Kentang Tak Baik Untuk Perempuan?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kentang merupakan salah satu makanan yang digemari banyak orang. Makanan ini bisa diolah menjadi berbagai makanan lezat, mulai dari camilan hingga makanan berat.

Salah satu camilan berbahan kentang yang begitu populer dan banyak penggemarnya adalah kentang goreng dan keripik kentang. Mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia) banyak yang mengukai camilan yang terasa gurih ini.

Namun, Anda juga perlu mengetahui banyak terlalu sering menyantap kentang ternyata kurang baik bagi perempuan di usia produktif. Sebuah penelitian yang dilansir dari Medical Daily menyebutkan bahwa  perempuan yang banyak mengonsumsi kentang sebelum hamil memiliki risiko tinggi mengalami diabetes gestasional. Ini merupakan jenis diabetes yang terjadi selama masa kehamilan.

Kentang sebenarnya kaya akan vitamin C, kalium, serat makanan dan phytochemical. Namun, anda juga perlu tahu bahwa kentang juga mengandung banyak pati yang cepat diserap sehingga memiliki efek buruk pada metabolisme glukosa. Bahkan tingginya konsumsi kentang terkait dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health terkait dengan hal itu ingin melihat hubungan antara kentang dengan diabetes gestasional. Diabetes ini tak hanya menyebabkan kadar gula darah tinggi pada sang ibu, tetapi dapat juga menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu dan anak.

Kolaborasi tim peneliti dari National Institutes Health dan harvard University melakukan survei pada 15.000 perempuan. Setiap empat tahun sekali, para peserta tersebut diminta untuk mengisi kuesioner tentang makanan yang sering mereka konsumsi.

Peserta yang dilibatkan dalam studi juga melaporkan seberapa sering mengonsumsi kentang dengan cara direbus, dipanggang, digoreng, ditumbuk atau dijadikan keripik. Hasil survei menunjukkan bahwa perempuan yang sering makan kentang berisiko lebih tinggi terkena diabetes gestasional ketimbang perempuan yang jarang memakannya.

Meski efek kentang pada perempuan telah ditemukan, tapi para peneliti masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahwa kentang secara langsung mengarah pada diabetes gestasional.

Beranjak dari temuan itulah para peneliti menyarankan agar perempuan tetap waspada terhadap kentang yang dikonsumsinya, dan memperbanyak konsumsi sayuran lain seperti kacang-kacangan atau biji-bijian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Konsumsi Kentang yang Perlu Anda Tahu

Manfaat Konsumsi Kentang yang Perlu Anda Tahu

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2015 | 14:30 WIB

Yuk, Bikin Keripik Kentang Sendiri

Yuk, Bikin Keripik Kentang Sendiri

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2015 | 13:45 WIB

Hindari Makanan Ini Bila Anda Ingin Bercinta

Hindari Makanan Ini Bila Anda Ingin Bercinta

Lifestyle | Senin, 07 September 2015 | 21:31 WIB

Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Keripik Kentang

Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Keripik Kentang

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2015 | 08:39 WIB

Terkini

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:48 WIB

BNPB Geser Armada Pemadam Karhutla dari Kalimantan ke Jawa Timur, Ini Alasannya

BNPB Geser Armada Pemadam Karhutla dari Kalimantan ke Jawa Timur, Ini Alasannya

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Apakah Sunscreen Spray Skintific Merusak Makeup? Ini Penjelasannya

Apakah Sunscreen Spray Skintific Merusak Makeup? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Cara Mengatasi Kulit Mengelupas dan Pecah Saat Pakai Bedak Padat

Cara Mengatasi Kulit Mengelupas dan Pecah Saat Pakai Bedak Padat

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:22 WIB

×