Malang, Bayi Usia 11 Bulan Meninggal Usai Disuntik Perawat

Esti Utami | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2016 | 08:39 WIB
Malang, Bayi Usia 11 Bulan Meninggal Usai Disuntik Perawat
Ilustrasi. (shutterstock)

Suara.com - Nasib malang menimpa bayi yang baru berusia 11 bulan, Aqifa Putri. Putri akhirnya meninggal dunia sesaat setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ako, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat.

"Awalnya anak kami hanya mengalami muntah-muntah, namun setelah tiba di RSUD Matra malah kondisi anak kami memburuk dan bahkan tak bisa tertolong lagi," kata Muhammad Yahya orang tua korban saat berada di rumah duka di Bulu Cindolo Matra, Senin.

Ia merasa terkejut melihat kondisi putrinya yang tak bernyawa usai mendapat perawatan medis. Bukannya membaik, malah kondisi kesehatan putrinya memburuk setelah disuntik oleh salah seorang perawat di RSUD itu.

"Keluarga tak menyangka anak kami yang hendak berobat ke RSUD Ako itu justru meninggal pada saat tengah ditangani para medis. Kejadian ini membuat kami curiga bahwa kuat dugaan ada malpraktek yang dilakukan oleh pihak RSUD Ako saat menangani Korban," terang Yahya dengan mata berkaca-kaca.

BACA JUGA: 

Wabah Virus Zika Meluas, WHO Umumkan Status Darurat Internasional

Yahya menyebutkan, sekitar pukul 11.30 Wita anaknya dibawa ke RSUD Ako setelah mengalami muntah. Namun, setelah diberikan suntikan oleh perawat, Aqifa pun menjadi kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 12.30 siang.

Saat tiba di RSUD kata dia, dirinya langsung menuju ke ruang UGD. Pada saat itu belum ada diagnosa dari dokter.

"Perawat sempat bertanya bahwa putri kami harus dirawat. Selang beberapa saat kemudian putri saya kemudian disuntik. Namun belum lama selesai disuntik, putri kami langsung kejang-kejang hingga menghembuskan napas terakhirnya," urai Yahya.

Saat perawat melakukan penanganan terhadap putrinya memang telah merasakan firasat lain karena beberapa perawat silang pendapat dalam hal penanganan putrinya.

"Saat anak saya disuntik oleh perawat, sempat salah satu dari mereka menarik tangan dari perawat yang melakukan penyuntikan, sehingga cairan suntikan tersebut tidak habis masuk ke dalam tangan Aqifa dan langsung ditarik. Setelah disuntik dan di pasangi infus, Aqifa kemudian kejang-kejang, di saat yang bersamaan perawat di RSUD Ako menyampaikan kalau anak saya harus dirujuk," ujarnya.

Padahal sebelum disuntik, putrinya masih sempat bermain dengan perawat. Namun belum sempat dibuatkan surat rujukan, anak itu sudah meninggal dengan kondisi kuku dan bibirnya telah membiru.

Sementara, KTU RSUD Ako, Ibrahim mengatakan, sampai saat ini belum ada penyempaian dari dokter jaga terkait adanya bayi yang meninggal itu.

"Yang berhak menyampaikan rekam medik pasien itu adalah dokter, karena saat ini belum ada penyampaian dari dokter jaga," terangnya. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Bahaya Paparan Plastik pada Ibu Hamil

Keluarga Jessica Ogah Minta Maaf ke Keluarga Mirna

Alasan Jessica Iskandar Perlihatkan Wajah El

Beri Klarifikasi, Istri Indra Bekti Menangis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Horor Cabut Gigi Berujung Buta, Polisi Stop Kasus, Komnas HAM Turun Tangan

Horor Cabut Gigi Berujung Buta, Polisi Stop Kasus, Komnas HAM Turun Tangan

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:42 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB