Penyakit Ini Rentan Dialami Supir Angkutan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2016 | 19:55 WIB
Penyakit Ini Rentan Dialami Supir Angkutan
Ilustrasi supir angkot.

Suara.com - Jam kerja yang tidak jelas dan kondisi jalanan Jakarta yang diselimuti kemacetan membuat para supir angkutan umum rentan mengidap berbagai penyakit. Sayangnya kesadaran para supir untuk memeriksakan kondisi kesehatannya terbilang rendah. Padahal kondisi kesehatan mereka berpengaruh dengan nyawa para penumpang.

Menurut praktisi kesehatan sekaligus presenter dr Lula Kamal, supir angkutan umum setidaknya memiliki risiko penyakit tidak menular yang bisa mengintai mereka secara tiba - tiba, seperti tekanan darah tinggi dan asam urat.

"Asam urat kambuh saat harus menyetir di Jakarta bisa kebayang nggak sakitnya gimana. Kalau supir sering diperiksa kesehatannya tentu bisa mencegah hal buruk akan terjadi pada dia dan penumpangnya," ujarnya ketika ditemui pada Aksi Layanan Kesehatan di Terminal Blok M, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Kondisi inilah yang menjadi alasan mengapa upaya promotif dan preventif kepada supir angkutan umum harus terus digalakkan demi menciptakan sistem transportasi massal yang aman. Sistem jemput bola, menurut Lula, sangat tepat untuk meningkatkan kesadaran para supir dalam menjaga kesehatannya.

"Kesadaran kurang, jadi memang harus jemput bola. Kalau ditemukan yang sakit maka mereka harus lebih memperhatikan kesehatan. Diobati agar kembali sehat menjalani aktivitas," imbuhnya.

Ia juga mengimbau agar para supir menyeimbangkan aktivitas duduk berjam-jam lamanya dengan bergerak. Istirahat di jam-jam tertentu juga harus dipatuhi agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga dan bebas dari risiko penyakit.

"Olahraga ya nggak harus gym. Yang penting gerak. Jangan abaikan waktu istirahat walau kerja setoran, apalagi sekarang pemerintah punya sistem gaji buat supir angkutan umum. Itu bagus buat kesehatan mereka, ada jam istirahat nggak perlu ngebut sana-sini yang bikin stres dan bahaya penumpang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Daftar Jajanan Anak yang Harus Diwaspadai (I)

Ini Daftar Jajanan Anak yang Harus Diwaspadai (I)

Health | Selasa, 02 Februari 2016 | 18:52 WIB

Ini Risiko Bila Ibu Hamil Alami Obesitas dan Diabetes

Ini Risiko Bila Ibu Hamil Alami Obesitas dan Diabetes

Health | Selasa, 02 Februari 2016 | 17:19 WIB

Saat Sakit, Ini Obat Pilihan Kebanyakan Supir

Saat Sakit, Ini Obat Pilihan Kebanyakan Supir

Health | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:11 WIB

Ratusan Supir di Terminal Blok M Cek Kesehatan Gratis

Ratusan Supir di Terminal Blok M Cek Kesehatan Gratis

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 14:47 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB