Suara.com - Profesi sebagai supir memiliki peran penting dalam menjamin para penumpangnya selamat sampai ke tujuan. Sayangnya gaya hidup tak sehat seperti merokok, makan tidak teratur dan aktivitas duduk berjam-jam lamanya membuat mereka berada dalam risiko tinggi mengidap berbagai penyakit.
Oleh karena itu, demi menciptakan transportasi massal yang aman bagi masyarakat, ratusan supir angkutan umum di terminal Blok M menjalani pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar oleh Lembaga Dompet Dhuafa dan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).
Dalam kegiatan bertajuk Aksi Layanan Sehat (ALS) para supir diperiksa tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol dan asam urat untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.
Meski Dinas Perhubungan juga memiliki program pemeriksaan kesehatan secara rutin menjelang Lebaran, Natal dan Tahun Baru, antusiasme supir yang memeriksa kesehatan pada kegiatan ini sangat tinggi.
"Ini kegiatan yang sangat bagus sekali. Kesempatan bagi saya untuk cek kesehatan karena biasanya jarang sekali periksa. Alhamdulillah hasilnya normal semua," ujar supir Metromini S70, Nurhadi kepada Suara.com, Selasa (2/2/2016).
General Affairs Manager dari PTTEP, Afiat Djajanegara mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan aksi jemput bola menemukan supir yang berisiko untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pengobatan lebih lanjut.
"Tujuannya untuk memeriksa kondisi supir sekaligus mendukung program Pak Gubernur dalam memperbaiki sisi transportasi dengan memastikan kondisi kesehatan supir, agar tercipta transportasi massal yang lebih baik," sambungnya.
Selain di terminal Blok M, pemeriksaan kesehatan gratis bagi para supir angkutan umum juga akan diselenggarakan di empat terminal lainnya, seperti Kalideres, Kampung Rambutan, Pulo Gadung, dan terakhir Pasar Senen. Nantinya, hasil pemeriksaan kesehatan ini akan dihimpun dan mewakili kondisi kesehatan para supir angkutan umum di Jakarta.