Siap Hasilkan Vaksin Zika, Unair Butuh Waktu 6 Bulan

Arsito Hidayatullah

Senin, 08 Februari 2016 | 06:42 WIB
Siap Hasilkan Vaksin Zika, Unair Butuh Waktu 6 Bulan
Ilustrasi virus Zika. [Shutterstock]

Suara.com - Avian Influenza Research Center Universitas Airlangga (AIRC-Unair) Surabaya membutuhkan waktu enam bulan untuk melakukan penelitian yang menghasilkan vaksin Zika jika diperlukan pemerintah, karena hampir semua negara yang bisa membuat vaksin pasti menawarkan vaksin itu.

"Kami hanya membutuhkan waktu selama enam bulan untuk bisa menghasilkan vaksin Zika, namun kami akan bekerja sama dengan industri vaksin nasional, seperti PT Bio Farma Bandung, yang selama ini telah bekerja sama dengan AIRC-Unair," kata Ketua AIRC Unair, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom MS, per telepon di Surabaya, Minggu.

 
Ahli vaksin Unair ini menjelaskan pembuatan vaksin Zika lebih mudah dibandingkan dengan vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sampai saat ini belum pernah dihasilkan karena struktur virus DBD yang rumit, seperti halnya perkembangbiakan nyamuk di satu daerah dengan daerah lainnya itu berbeda.

"Vaksin DBD sampai saat ini memang sulit, namun untuk vaksin Zika kami siap memproduksinya karena kami telah membuat beragam vaksin terkait penyakit tropis yang pernah menjadi wabah di Indonesia seperti vaksin flu burung, vaksin MERS, dan vaksin flu haji dan umroh (SARS)," paparnya.

Ia mengatakan pada bulan Mei mendatang, AIRC juga siap bekerja sama untuk menghasilkan vaksin polio dan vaksin virus Rota yang selama ini masih belum diproduksi.

Dengan kemampuan para ahli di Indonesia, tambahnya, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu penyakit Zika karena virus ini bisa diantisipasi dengan menjaga daya tahan tubuh atau imun manusia yaitu mengonsumsi rempah-rempah berkualitas dalam makanan atau minuman.

"Masyarakat bisa mengonsumsi rempah-rempah atau dalam Bahasa Jawa disebut empon-empon yang ada dalam makanan atau minuman kita, jangan mengonsumsi makanan junk food, fast food maupun penyetan, karena tidak mengandung gizi," tuturnya.

Sementara itu, Intitute Of Tropical Disease (ITD) Unair juga telah mampu mendeteksi virus Zika dengan menggunakan Real Time Polymerase Chain Reactilon (RTPCR), meskipun beberapa laboratorium riset lainnya juga telah memiliki alat "screening" virus ini.

"Beberapa laboratorium riset memang sudah memiliki alat RTPCR, namun tidak semua laboratorium riset memiliki tenaga ahli untuk melakukan analisa menggunakan alat ini karena teknik analisa tidak hanya didukung dengan kelengkapan alat, tetapi pengembangan dari analisa identifikasi virus," jelas Kepala ITD Unair, Prof. Maria Inge Lusida MD PhD.

Menurut dia, alat ini bisa mendeteksi beragam virus dengan menggunakan serum untuk mengenali virusnya, namun dalam pengenalan virus ini dibutuhkan tenaga ahli yang bisa mendeteksi beragam virus.

"Prinsip dasar alat ini yaitu memperbanyak gen dalam virus yang bereaksi dengan serum tertentu, misalnya dengan serum A diketahui virus tertentu akan bereaksi, maka saat dilakukan screening akan terlihat jumlah virus ini lebih banyak. Alat ini bekerja secara kuantitatif pada komputer setelah sampel dimasukkan dalam alat," ujarnya.

Ia mengungkapkan untuk memastikan virus Zika dibutuhkan waktu hingga satu minggu dari hasil deteksi virus DBD, terlihat virus jenis lain yang belum dikenali. Analisa kecurigaan ini bisa sampai dua hari, kemudian dilakukan pemastian dengan berbagai pengujian hingga lima hari. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surabaya Waspada Virus Zika

Surabaya Waspada Virus Zika

News | Sabtu, 06 Februari 2016 | 22:34 WIB

Hindari Virus Zika, Menkes: Tidur Pakai Kelambu

Hindari Virus Zika, Menkes: Tidur Pakai Kelambu

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 16:38 WIB

Wabah Virus Zika, Indonesia Keluarkan "Travel Advisory"

Wabah Virus Zika, Indonesia Keluarkan "Travel Advisory"

Lifestyle | Rabu, 03 Februari 2016 | 19:05 WIB

Yogya Keluarkan Surat Edaran Waspada Virus Zika

Yogya Keluarkan Surat Edaran Waspada Virus Zika

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 16:12 WIB

Terkini

Titik Terang Nasib Pedagang Eks Pasar Taman Puring

Titik Terang Nasib Pedagang Eks Pasar Taman Puring

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?

Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dari Arena Panjat hingga Meja Juri, Dua Perempuan Jogja Mengukir Peran di Asian Games

Dari Arena Panjat hingga Meja Juri, Dua Perempuan Jogja Mengukir Peran di Asian Games

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:17 WIB

9 Fakta Menarik iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama dari Apple

9 Fakta Menarik iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama dari Apple

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Imigrasi Sumut Dukung Pengungkapan Penyelundupan Ketamine Senilai Rp3,48 Triliun

Imigrasi Sumut Dukung Pengungkapan Penyelundupan Ketamine Senilai Rp3,48 Triliun

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Realisasi Kredit Usaha Rakyat Tembus Rp257 Triliun, Disalurkan ke 4 Juta Debitur

Realisasi Kredit Usaha Rakyat Tembus Rp257 Triliun, Disalurkan ke 4 Juta Debitur

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:09 WIB

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Video | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Realisasi Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp 368 Triliun

Realisasi Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp 368 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:58 WIB

×