Amankah Kacamata Hitam Biasa untuk Saksikan Gerhana Matahari?

Selasa, 08 Maret 2016 | 19:57 WIB
Amankah Kacamata Hitam Biasa untuk Saksikan Gerhana Matahari?
Ilustrasi gerhana matahari. (Shutterstock).

Suara.com - Bagi Anda yang ingin menyaksikan fenomena langka gerhana matahari total (GMT) yang terjadi pada Rabu (9/3/2016) besok, sebaiknya jangan lupa untuk menggunakan alat bantu seperti kacamata untuk menghindari paparan intensitas sinar matahari berlebihan yang dapat merusak retina mata.

Meski demikian, dokter ahli mata dari RS Jakarta Eye Center Kedoya, dr. Referano Agustiawan mengingatkan agar tidak asal memilih kacamata untuk dikenakan esok hari. Pasalnya, menurutnya  kacamata hitam biasa tanpa penyaring sinar UV dan infrared bisa menimbulkan risiko serius jika digunakan untuk menatap sinar matahari secara langsung.

"Seringkali orang menganggap pakai kacamata hitam saja aman, tapi kalau nggak ada filter UV dan infrared sama saja kita melihat sinar matahari secara langsung. Jadi risikonya sama dengan tidak menggunakan kacamata sama sekali," ujar Referano ketika dihubungi suara.com, Selasa (8/3/2016).

Referano menjelaskan, dalam kacamata berpenyaring sinar UV dan infrared terdapat beberapa lapisan seperti, aluminium, chromium atau perak yang dapat menghambat kedua jenis sinar tersebut dalam menyerang retina mata, penyebab sederet gangguan penglihatan.

Sementara pada kacamata hitam biasa, tiga lapisan tipis ini tidak ada sehingga risiko kerusakan retina usai menatap matahari cenderung tinggi.

"Pastikan beli di toko kacamata yang terpercaya, karena biasanya kacamata yang memiliki filter ini cenderung mahal. Sehingga banyak masyarakat yang tergiur membeli kacamata hitam biasa yang banyak dijajakan saat momen seperti ini," ujarnya memberi saran.

Namun jika Anda masih khawatir dengan risiko yang ditimbulkan dari melihat gerhana matahari total secara langsung, cara lain yang memanfaatkan pantulan kertas putih mungkin bisa Anda coba.

"Cara yang paling aman melihat gerhana matahari adalah menggunakan proyeksi secara tidak langsung di layar putih, dinding atau selembar kertas putih.  Misalnya dari teleskop kita arahkan sinar matahari ke kertas atau layar putih sehingga pantulannya aja yang kita lihat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI