Jantung Babi Ditanam dalam Tubuh Babon, Berdetak Selama 2 Tahun

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 07 April 2016 | 07:09 WIB
Jantung Babi Ditanam dalam Tubuh Babon, Berdetak Selama 2 Tahun
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah ilmuwan di Amerika Serikat berhasil memindahkan jantung babi ke dalam tubuh seekor babon, mempertahankan jantung itu agar terus berdetak dan hidup selama dua tahun. Mereka yakin terobosan itu akan membuka jalan transplantasi organ dari binatang ke manusia.

Keberhasilan itu dijelaskan oleh para ilmuwan dari National Institute of Health, di Bethesda, Maryland, AS dalam artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal Nature Communications edisi Selasa (5/4/2016).

Xenotranplantation - proses mentransplantasi organ antara binatang dari spesies berbeda - memang dinilai sebagai salah satu solusi untuk mengatasi krisis donor bagi manusia yang membutuhkan organ tubuh.

"Tadinya rintangan utama dalam xenotranplantation adalah reaksi sistem imun yang kuat dari tubuh penerima organ, yang pada akhirnya akan membuat tubuh menolak organ dan menggagalkan proses," kata juru bicara Nature Communication seperti dikutip Newsweek.

"Tetapi para ilmuwan telah berhasil mengembangkan strategi untuk mencegah hal ini, seperti dengan cara mengubah gen yang berhubungan dengan reaksi sistem imun pada organ yang akan didonor dan menciptakan obat untuk menekan sistem imun dari tubuh penerima organ," imbuh dia.

Dalam kasus ini, para ilmuwan berhasil mencegah tubuh babon menolak jantung babi dengan cara memodifikasi gen jantung babi dan tubuh babon diberi sejumlah obat dan antibodi.

Babi, oleh para ilmuwan, dinilai sebagai salah satu calon penyedia jantung bagi manusia. Alasannya karena anatomi jantung babi mirip dengan jantung manusia.

Pemimpin riset itu, Muhammad Mohiuddin dari National Heart, Lung, and Blood Institute, AS mengatakan akan segera melanjutkan riset tersebut ke langkah selanjutnya, yakni memasang jantung babi menggantikan jantung babon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkes: Boleh Transplantasi Ginjal Asal ...

Menkes: Boleh Transplantasi Ginjal Asal ...

Health | Rabu, 10 Februari 2016 | 20:50 WIB

Veteran Perang AS Ini Bakal Jalani Cangkok Penis

Veteran Perang AS Ini Bakal Jalani Cangkok Penis

Health | Rabu, 09 Desember 2015 | 09:15 WIB

Cangkok Wajah, Lelaki Ini Kini Miliki Wajah Orang Lain

Cangkok Wajah, Lelaki Ini Kini Miliki Wajah Orang Lain

News | Selasa, 17 November 2015 | 13:48 WIB

Lelaki Ini Akan Jalani Transplantasi Kepala Pertama di Dunia

Lelaki Ini Akan Jalani Transplantasi Kepala Pertama di Dunia

Health | Senin, 14 September 2015 | 15:09 WIB

Bocah 8 Tahun Ini Penerima Cangkok Tangan Termuda

Bocah 8 Tahun Ini Penerima Cangkok Tangan Termuda

Health | Kamis, 30 Juli 2015 | 06:33 WIB

Malaikat Kecil Ini Jadi Penyelamat Bagi 2 Balita Lain

Malaikat Kecil Ini Jadi Penyelamat Bagi 2 Balita Lain

Health | Kamis, 09 Juli 2015 | 20:06 WIB

Penerima Cangkok Penis Pertama di Dunia Berhasil Hamili Kekasih

Penerima Cangkok Penis Pertama di Dunia Berhasil Hamili Kekasih

Health | Sabtu, 13 Juni 2015 | 06:35 WIB

Bayi Usia 6 Hari Sukses Transplantasi Jantung

Bayi Usia 6 Hari Sukses Transplantasi Jantung

Health | Jum'at, 13 Februari 2015 | 14:42 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB