Obesitas Bisa Mengganggu Kesuburan?

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 17 Mei 2016 | 22:37 WIB
Obesitas Bisa Mengganggu Kesuburan?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Saya masih remaja umur 21 tahun. Saya mengalami masalah dengan haid yang tidak teratur, masalah itu terjadi dimulai saat umur saya 18 tahun. Waktu itu saya mengikuti Ujian Nasional dan mengalami telat haid sekitar 3 bulan. Sejak itu saya sering terlambat haid bisa sampai 1,5 bulan.

Nah, di tahun 2016 ini sudah mulai lancar haidnya tapi di hari pertama deras, di hari kedua mulai tidak deras, dan di hari ketiga sudah bersih banget. Berarti saya cuma 2 hari mengalami masa haid. Apakah ini normal?

Saya pernah periksa ke dokter dan diberitahu bahwa rahim saya bagus, hanya saja hormon saya yang terganggu sehingga menyebabkan haid tidak teratur. Terganggunya hormon, karena masalah berat badan saya. Tinggi saya 150 cm dan berat badan 54 kg, dokter bilang itu sudah obesitas.

Saya baca di internet, obesitas memungkinkan saya susah punya keturunan suatu saat dan bisa meyebabkan kanker. Apakah itu benar, Dok? Mohon penjelasannya. Terimakasih.


RT


Jawab:

Selamat malam Saudari RT,
Siklus menstruasi yang tidak teratur umumnya dijumpai beberapa tahun setelah menarche (pertama kali mendapatkan menstruasi) dan beberapa tahun sebelum menopause. Adapun beberapa faktor yang dipertimbangkan sebagai penyebab gangguan siklus menstruasi sebagai berikut:

1. Gaya hidup (peningkatan/penurunan berat badan yang ekstrem, stres, dan olaharaga berlebihan)
Kemungkinan Anda akan mengalami telat datang bulan jika memiliki berat badan yang terlalu rendah. Kondisi ini bisa mengubah cara kerja tubuh sehingga menghambat ovulasi. Biasanya, hal ini dialami oleh kalangan yang mengalami gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia. Hal sama terjadi jika Anda mengalami obesitas. Bobot tubuh berlebihan juga bisa menyebabkan perubahan hormon yang berdampak pada siklus menstruasi Anda
2. Kehamilan,
3. Gangguan keseimbangan hormon (seperti estrogen, progesterone, tiroid)
4. Infeksi, keganasan, trauma, pengaruh obat-obatan, maupun penyakit tertentu seperti Sindrom Polikistik Ovarium

Jika penyebab keterlambatan haid Anda hanya tidak keseimbangan hormonal, karena kelebihan berat badan, tidak mempengaruhi kesuburan. Oleh sebab itu sebaiknya Anda menurunkan berat badan.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.



Dijawab oleh: dr Ika Lily Purnamasari
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lakukan Ini Bila Menderita Radang Lambung

Lakukan Ini Bila Menderita Radang Lambung

Health | Selasa, 17 Mei 2016 | 10:12 WIB

Keluar Bercak Darah Saat Orgasme, Berbahayakah?

Keluar Bercak Darah Saat Orgasme, Berbahayakah?

Health | Senin, 16 Mei 2016 | 22:19 WIB

Kekurangan Kalsium Bikin Sulit Hamil, Benarkah?

Kekurangan Kalsium Bikin Sulit Hamil, Benarkah?

Health | Senin, 16 Mei 2016 | 10:00 WIB

Perdarahan di Trimester Pertama, Kegugurankah?

Perdarahan di Trimester Pertama, Kegugurankah?

Health | Jum'at, 13 Mei 2016 | 23:09 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB