Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
Ilustrasi leher. (Freepik)

Suara.com - Nyeri leher menjadi salah satu keluhan yang sering dialami oleh banyak orang, terutama akibat posisi duduk yang salah, penggunaan gadget berlebihan, hingga cedera ringan. Salah satu solusi yang banyak digunakan adalah alat traksi leher yang diklaim mampu membantu meredakan tekanan pada tulang belakang bagian leher. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah metode ini benar-benar aman digunakan?

Penggunaan alat ini sebenarnya sudah lama dikenal dalam dunia medis, khususnya dalam terapi fisioterapi. Traksi leher bekerja dengan cara memberikan tarikan lembut pada tulang belakang servikal untuk mengurangi tekanan pada saraf dan diskus. Meski begitu, penggunaannya tetap harus dilakukan dengan pemahaman yang benar agar tidak menimbulkan efek samping.

Selain masalah leher, banyak orang juga mengalami gangguan pada bagian tubuh lain seperti lutut. Penggunaan penyangga lutut sering menjadi solusi tambahan untuk menjaga stabilitas sendi, terutama bagi penderita cedera atau osteoarthritis. Kedua alat ini memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan pemakaian yang tepat agar aman dan efektif.

Apa Itu Alat Traksi Leher?
Alat traksi leher adalah perangkat terapi yang digunakan untuk meregangkan tulang belakang bagian leher (servikal). Tujuannya adalah untuk mengurangi tekanan pada saraf, memperbaiki posisi tulang, dan meredakan rasa nyeri.

Jenis-Jenis Alat Traksi Leher
Beberapa jenis alat traksi leher yang umum digunakan antara lain:
• Manual: Digunakan dengan bantuan tangan atau alat sederhana
• Inflatable (pompa udara): Menggunakan tekanan udara untuk memberikan efek traksi
• Elektrik: Biasanya digunakan di fasilitas medis dengan pengaturan otomatis

Setiap jenis memiliki kelebihan masing-masing, tergantung kebutuhan dan kondisi pengguna.

Apakah Alat Traksi Leher Aman Digunakan?
Secara umum, alat traksi leher aman digunakan jika dipakai sesuai petunjuk dan kondisi kesehatan pengguna mendukung.

Dalam dunia medis, terapi ini sering direkomendasikan untuk kondisi seperti:
• Saraf terjepit
• Hernia nukleus pulposus (HNP) ringan
• Ketegangan otot leher
• Postur tubuh yang buruk

Namun, keamanan alat ini sangat bergantung pada beberapa faktor penting.

Faktor yang Mempengaruhi Keamanan:
1. Diagnosis yang tepat
Tidak semua nyeri leher bisa ditangani dengan traksi. Jika penyebabnya serius, seperti cedera tulang belakang, penggunaan alat ini justru berbahaya.

2. Durasi penggunaan
Penggunaan terlalu lama bisa menyebabkan iritasi otot atau bahkan memperparah kondisi.

3. Tekanan yang diberikan
Tekanan berlebihan dapat menimbulkan rasa sakit atau cedera tambahan.

Manfaat Alat Traksi Leher Menurut Medis
Jika digunakan dengan benar, alat ini memiliki berbagai manfaat, diantaranya:
1. Mengurangi Tekanan pada Saraf
Traksi membantu membuka ruang antar tulang belakang sehingga saraf tidak terjepit.

2. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Peregangan yang terjadi dapat membantu aliran darah menjadi lebih lancar.

3. Meredakan Nyeri dan Kekakuan
Efek relaksasi dari traksi dapat mengurangi ketegangan otot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Merek Bantal Leher untuk Mudik, Perjalanan Nyaman Anti Pegal

7 Rekomendasi Merek Bantal Leher untuk Mudik, Perjalanan Nyaman Anti Pegal

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 15:05 WIB

3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki

3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:27 WIB

5 Krim Pengencang Leher agar Keriput Berkurang di Usia 50 Tahun

5 Krim Pengencang Leher agar Keriput Berkurang di Usia 50 Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:40 WIB

5 Rekomendasi Skincare untuk Mencerahkan Leher Hitam, Mulai Rp50 Ribuan

5 Rekomendasi Skincare untuk Mencerahkan Leher Hitam, Mulai Rp50 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:10 WIB

5 Rekomendasi Krim Pencerah Leher Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan

5 Rekomendasi Krim Pencerah Leher Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:53 WIB

3 Rekomendasi Neck Cream untuk Mengatasi Leher Hitam, Harga Mulai Rp50 Ribuan

3 Rekomendasi Neck Cream untuk Mengatasi Leher Hitam, Harga Mulai Rp50 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB