Studi: Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 03 Juni 2016 | 11:42 WIB
Studi: Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Memandikan bayi baru lahir merupakan prosedur umum yang ada di rumah sakit. Namun kini ada banyak alasan yang cukup signifikan untuk menunda mandi pada bayi baru lahir.

Hal ini dikarenakan lapisan putih pada kulit bayi yang baru lahir yang disebut vernix. Seperti dikutip dari everythingbirthblog.com, vernix adalah zat putih yang menutupi kulit janin, dan bermanfaat melindungi janin saat masih berada dalam rahim.

Vernix bertindak sebagai antioksidan, pembersih kulit, pelembab, pengatur suhu, dan kealamian. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menunda mandi untuk bayi baru lahir, memiliki manfaat yang luar biasa.

1. Pertahanan Pertama bagi Bayi Baru Lahir
Vernix merupakan efektor bawaan yang bekerja secara sinergis, untuk memberikan pertahanan pertama bagi bayi terhadap infeksi. Selain itu, vernix juga mempromosikan interaksi antara imunitas bawaan dan adaptif pada bayi baru lahir.

2. Vernix caseosa sebagai sistem pertahanan multi komponen
"Aktivitas antimikroba dari protein atau ekstrak peptide terhadap vernix B. Megaterium, E-coli, GBS, dan C. albilans.”

3. Sebagai pembersih kulit
Dari analisis gambar menunjukkan kalau aplikasi eksogen, vernix memiliki kemampuan pembersihan yang lebih unggul, dibandingkan pembersih kulit standar.

4. Barier pembentukan dan penyembuhan luka
Disebutkan bahwa vernix dapat menjaga keseimbangan air yang terdapat didalam kulit bayi baru lahir. Sehingga membantu mempertahankan suhu kulit, untuk pembentukan kulit yang optimal.

Hal ini menunjukkan bahwa vernix caseosa juga memiliki efek memperbaiki kulit yang rusak. Misalnya saja bekas luka, atau kulit kering.

5. Vernix caseosa berdampak sebagai penetrasi enzim chymotryptic
Berperan dalam menghalangi pengembangan epidermal.

6. Memperlambat termogulasi dan inisiasi menyusui
“Mandi tidak hanya membuat bayi mengalami hipotermia, tetapi juga menghilangkan bakteri dari ibu dan vernix caseosa, inhibitor yang kuat dari Esteria coli.”

Bayi yang baru lahir umumnya memang akan dimandikan di rumah sakit, karena merupakan rumah dari mikroorganisme yang paling kuat terhadap resistensi obat.

Namun yang perlu diketahui adalah memandikan bayi baru lahir sama halnya telah mencuci lapisan pelindung alami kulit bayi. Padahal pelindung ini kaya akan flora alami, emolien, protein, dan antimikroba. Tetapi jika memandikannya, maka akan membiarkan kulit bayi menjadi terbuka dan bisa terkena mikroorganisme dari rumah sakit.

Pasalnya, kulit bayi diperbolehkan mengering, namun perlu dibiarkan lembab. Sebab hal ini sangat penting bagi pengaturan suhunya. Dan biasanya untuk mengimbangi hal demikian, bayi dikenakan topi.

Jika beberapa alasan medis tidak cukup untuk menunda memandikan bayi yang baru pertama kali lahir. Ada satu artikel yang diterbitkan di Lancet menunjukkan bahwa memandikan bayi di awal, dapat mengganggu proses ikatan atau bonding. Dan menyebabkan kegagalan yang signifikan dalam keberhasilan menyusui.

Padahal ketika bayi ditempatkan pada tubuh ibu selama beberapa menit. Biasanya mereka akan langsung merangkak untuk menggapai payudara.
Kemudian diikuti gerakan refleks menyusu. Pada beberapa bayi yang ikut dalam kelompok bonding telah menunjukkan teknik menyusui yang benar. Dari pada bayi pada kelompok yang terpisah dari ibu mereka.

Ada sebanyak 24 dari 38 grup yang memiliki kontak langsung. Dibandingkan dengan kelompok pemisahan, yang hanya 7 dari 34 grup.

Oleh karena itulah sangat penting, untuk menunda memandikan bayi yang baru saja lahir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Perlu Dipahami Tentang Pola Tidur Bayi Baru Lahir

Ini yang Perlu Dipahami Tentang Pola Tidur Bayi Baru Lahir

Health | Rabu, 02 Desember 2015 | 14:27 WIB

Bayi Lahir Kebiruan, Waspadai Penyakit Jantung Bawaan

Bayi Lahir Kebiruan, Waspadai Penyakit Jantung Bawaan

Health | Rabu, 28 Oktober 2015 | 06:52 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB