Bila Ini yang Dialami, Bisa Jadi Tanda Batu Ginjal

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2016 | 12:13 WIB
Bila Ini yang Dialami, Bisa Jadi Tanda Batu Ginjal
Ilustrasi nyeri pinggang. (Shutterstock)

Suara.com - Batu ginjal adalah salah satu gangguan saluran kemih yang paling umum. Ini adalah kondisi terbentuknya material keras yang menyerupai batu di dalam ginjal.

Material tersebut berasal dari limbah dalam darah yang dipisahkan ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu. Penyebabnya bisa makanan atau masalah kesehatan lain.

Jenis, bentuk dan ukuran batu dapat sangat bervariasi dan paling sering terjadi pada orang berusia 20-40 tahun.

Batu-batu kecil biasanya keluar bersama urin tanpa gejala, namun batu-batu besar dapat menghalangi uretra menyebabkan sakit yang parah. Hal ini terjadi ketika batu terjebak dalam tabung yang menghubungkan kandung kemih ke ginjal, yang dikenal sebagai ureter.

Berikut beberapa gejala batu ginjal yang perlu Anda waspadai setelah ditinjau dr Deffy Leksani Anggar, Konsultan Meet Doctor:

1. Nyeri pada ginjal
Ketika batu terjebak dalam ginjal dapat menyebabkan nyeri pada sisi perut yang terkena. Nyeri juga bisa terjadi di area belakang tubuh, kedua sisi tubuh, pangkal paha, dan alat kelamin. Rasa sakit bisa begitu parah sehingga banyak orang menyebutnya sebagai rasa sakit terburuk dalam hidup mereka.

2. Kolik ginjal
Nyeri ini bisa datang dan pergi atau tetap. Penyebabnya adalah batu bergerak di dalam ginjal. Anda mungkin akan berkeringat atau merasa nyeri. Mengubah posisi tubuh tidak mengurangi rasa sakit.

3. Darah dalam urin
Jika Anda  urin Anda berdarah disertai  sakit perut saat berkemih, itu bisa jadi tanda batu ginjal. Batu bergesekan dengan bagian dalam ureter sehingga menyebabkan perdarahan.

4. Infeksi
Orang dengan batu ginjal sering memiliki infeksi saluran kemih yang ditandai dengan demam dan nyeri saat berkemih.

Tanda-tanda awal batu ginjal
1. Sering buang air kecil
Sering buang air kecil dan nyeri buang air kecil merupakan tanda awal dari batu ginjal. Anda merasa sangat ingin berkemih tapi ketika melakukanya, urin yang keluar hanya sedikit.

2. Mual dan muntah
Kedua hal ini merupakan tanda awal batu ginjal. Alasannya adalah ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, satu-satunya cara bagi tubuh Anda untuk mengusir limbah adalah melalui muntah.

3. Urin berbau menyengat
Urin berbau menyengat yang disertai perubahan warna yaitu, urin menjadi berwarna keruh merupakan akibat dari kelebihan bahan kimia dan racun.

4. Sulit duduk
Duduk atau berbaring bisa membuat Anda bertambah nyeri, karena posisi itu menempatkan lebih banyak tekanan pada daerah yang terkena.

Bila gejala-gejala ini yang Anda alami, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyeri Pinggang Bukan Berarti Tubuh Alami Dehidrasi

Nyeri Pinggang Bukan Berarti Tubuh Alami Dehidrasi

Health | Rabu, 16 Maret 2016 | 19:45 WIB

Hati-hati, Obesitas Bisa Memicu Batu Ginjal

Hati-hati, Obesitas Bisa Memicu Batu Ginjal

Health | Kamis, 10 Desember 2015 | 07:23 WIB

Hati-hati, Makanan Ini Bisa Memicu Batu Ginjal

Hati-hati, Makanan Ini Bisa Memicu Batu Ginjal

Health | Senin, 09 November 2015 | 07:33 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB