Suara.com - Banyak lelaki memiliki beberapa kekhawatiran tersembunyi tentang air mani mereka. Salah satunya adalah tingkat kekentalan mani mereka. Biasanya, jika terlalu encer, mereka sering berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan masalah reproduksi mereka.
Namun sebenarnya, banyak ahli kesehatan mengatakan bahwa belum ada penelitian yang pasti untuk menegaskan bahwa kekentalan mani berhubungan dengan kesuburan.
Mani mengandung enzim, fruktosa dan sel sperma. Warna putih pada cairan ini dikarenakan mani mengandung protein. Kekentalan dan dan warna air mani dipengaruhi oleh faktor tertentu.
Umumnya, air mani yang encer bukanlah tanda ketidaksuburan lelaki, kecuali dalam beberapa kasus. Jadi, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan alasan sebenarnya. Sekarang, mari kita cari tahu lebih banyak fakta tentang hal ini.
1. Rendahnya jumlah sperma
Dalam beberapa lelaki yang menderita jumlah sperma rendah, memiliki tekatur mani yang encer. Tapi sekali lagi, jangan menyimpulkan bahwa air mani encer selalu menunjukkan jumlah sperma yang rendah.
2. Kurang protein
Diet Anda juga mempengaruhi kekentalan mani. Jika diet Anda tidak memiliki cukup protein, mani Anda mungkin tampak lebih cair, ini karena proteinlah yang memberikan kekentalan pada mani Anda.
3. Diabetes
Bahkan, diabetes serta infeksi tertentu seperti infeksi prostat, serta obat-obatan dapat mempengaruhi volume air mani.
4. Infeksi
Selain mani yang encer, bau yang tak sebab juga bisa menunjukkan tanda-tanda infeksi. Jadi, jika mani Anda memiliki bau buruk segeralah periksakan ke dokter.
5. Terlalu sering ejakulasi
Faktor lain yang mempengaruhi kental atau tidaknya mani adalah frekuensi ejakulasi. Terlalu sering ejakulasi maka dapat mengurangi kekentalan. Tubuh Anda membutuhkan waktu yang cukup untuk menghasilkan sejumlah sperma.